Menggugat Konsistensi Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua Lampung Timur

Bandar Lampung,RM Sebenarnya saya malas mengulas masalah terkait topik di atas ini. Di samping berpotensi menimbulkan gesekan pemikiran di m...


Bandar Lampung,RM

Sebenarnya saya malas mengulas masalah terkait topik di atas ini. Di samping berpotensi menimbulkan gesekan pemikiran di masyarakat, juga karena tidak ada kepentingan bagi saya secara pribadi. Selain itu, saya memiliki hubungan baik secara personal dengan penyimbang (ketua) tokoh adat Buay Beliuk Negeri Tua, Sdr. Azoheiri, yang merupakan mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur.


Namun penulisan artikel ini seyogyanya dilakukan dalam rangka menyibak tirai pandora yang melingkupi kasus dugaan pengrusakan papan bunga di Polres Lampung Timur yang sedang saya (bersama Edi Suryadi dan Sunarso) hadapi saat ini. Salah satu pengirim papan bunga ke Polres Lampung Timur yang diperkarakan tersebut tertulis "Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua" pimpinan Sdr. Asoheiri.


Perlu dijelaskan bahwa di saat merebahkan (bukan merusak seperti yang dikampanyekan oleh oknum Polres Lampung Timur selama ini) papan bunga di depan pagar dekat gerbang masuk Mapolres, saya tidak sempat melihat pengirim papan bunga itu. Saya hanya berpedoman pada dua papan bunga yang direbahkan sebelumnya di halaman gedung utama Mapolres yang nama pengirimnya tidak jelas, hanya tertulis "Masyarakat Lampung Timur" dan "Hamba Allah yang Tersakiti". Saya berpikir bahwa semua papan bunga yang terpasang di Mapolres saat itu adalah buah tangan rekayasa oknum Polres yang meminta dikirimi papan bunga dari bohir (sponsor) mereka, yakni oknum terduga tukang selingkuh yang melaporkan Pimred Media Online Resolusitv.com, Muhammad Indra.


Sebagaimana diketahui bahwa Muhammad Indra dilaporkan dengan delik pemerasan oleh kerabat dekat Bupati Lampung Timur bernama Muhammad Rio terkait penayangan berita dugaan perselingkuhan oknum tersebut di media Resolusitv.com. Berdasarkan hasil penelusuran lapangan dan konfirmasi ke beberapa pihak terkait, termasuk ke Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution, saya kemudian me-release berita sebagai counter opinion atas pemberitaan menyesatkan yang dikeluarkan Polres Lampung Timur. Merespon berita sanggahan dari saya sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) tersebut, diduga kuat oknum Polres Lampung Timur menggunakan papan bunga ucapan selamat dan sukses kepada Polres Lampung Timur untuk membangun opini masyarakat bahwa tindakan menangkap wartawan Muhammad Indra yang mereka lakukan sudah benar dan sesuai aturan yang berlaku.


Kembali ke topik papan bunga yang diklaim sebagai kiriman tokoh adat Lampung Timur, saya mengetahui pihak pengirimnya setelah menonton video peristiwa perebahan papan bunga di depan Mapolres itu. Dari video dan foto yang beredar luas, saya kemudian berandai-andai bahwa jika ada pihak yang mempersoalkan peristiwa di Mapolres pada Jumat, 11 Maret 2022, itu, hampir pasti mereka adalah dari pihak tokoh adat (yang tertulis di papan bunga) dan/atau pihak Polres Lampung Timur.


Oleh karena itu, pertanyaan singkat saya ke segerombolan oknum polisi Lampung Timur yang datang ke Polda Lampung untuk menangkap saya pada Sabtu, 12 Maret 2022, adalah: "Siapa yang melapor?" Para oknum itu terlihat gelagapan serta bingung, dan menjawab sekenanya: "Ada Pak!" Saya terus mendesak menanyakan siapa yang melapor. Akhirnya mereka menjawab bahwa yang melaporkan saya adalah tokoh adat Lampung Timur yang dirusak papan bunganya. Saya puas dengan jawaban itu dan bersedia ikut dengan para oknum polisi tersebut ke Mapolres.


Ketika masuk ke dalam mobil polisi, saya kemudian menyimpulkan bahwa masalah utama yang dipersoalkan oleh Polres Lampung Timur adalah perkataan saya yang menyinggung perasaan mereka. Dari perkataan dan bentakan-bentakan para oknum polisi yang menyeret dan memborgol saya, terlihat jelas bahwa perkara "celana dalam polisi dibeli dari uang rakyat" yang saya ucapkan di Mapolres sehari sebelumnya, itulah yang menjadi pangkal masalah. Tapi, saya diam saja dan tidak merespon sama sekali cacian mereka terhadap saya karena ucapan tersebut.


Selama di perjalanan ke Mapolres Lampung Timur saya sempat menyampaikan  permintaan ke polisi-polisi itu agar saya dapat dipertemukan dengan para tokoh adat yang merasa dirugikan oleh tindakan saya. Setiba di Mapolres, saya sampaikan kembali keinginan saya untuk bertemu tokoh adat yang kebetulan saat itu ada di antara warga yang berkumpul di Mapolres. Sekitar 30-an menit kemudian Penyimbang Adat Buay Beliuk Negeri Tua Lampung Timur, Sdr. Azoheiri dibawa masuk ke ruang reskrim untuk bertemu dan berbincang dengan saya. Jam saat itu sekira pukul 19.00 wib.


Sejujurnya, hati saya berbunga-bunga ketika bertemu sang ketua tokoh adat tersebut. Saya berkeyakinan bahwa beliau adalah sosok yang tepat untuk menyelesaikan kekisruhan yang terjadi ini. Saya punya harapan besar saat itu karena di samping Sdr. Azoheiri sebagai pelapor dan pihak yang dirugikan, saya juga memiliki kesempatan untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Saya berharap bahwa ketika kami sudah saling memberikan penjelasan, sang Penyimbang Tokoh Adat Azoheiri akan membuka ruang perdamaian dan mencabut laporannya.


Sayang sekali, waktu yang diberikan untuk pertemuan itu sangat terbatas, tidak lebih dari 10-an menit. Dalam pertemuan singkat yang diawasi ketat oleh beberapa oknum polisi itu, saya hanya sempat mengucapkan terima kasih kepada Bang Azoheiri atas perkenannya bertemu saya, dan menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa perebahan papan bunga tokoh adat tersebut. Sesungguhnya tidak ada maksud sedikitpun untuk menyinggung dan menyakiti hati para tokoh adat dan masyarakat Lampung Timur. Waktu selebihnya, saya hanya menyimak pembicaraan dari Ketua Tokoh Adat, Azoheiri, itu.


Saya ingat betul perkataan Bang Azoheiri malam itu. Dia  mengatakan seandainya saya menghubunginya terlebih dahulu, tentu keadaan tidak akan serumit ini. "Coba kalau Bang Lalengke kontak saya dulu, pasti keadaan tidak seperti ini," katanya. Dia kemudian menjelaskan hubungan antara dirinya dengan Muhammad Indra dan dengan Muhammad Rio. "Untuk Bang Lalengke ketahui, Indra itu panggil ayah sama saya, dia anak saya. Dan Rio panggil paman ke saya, dia ponakan saya," demikian tutur Azoheiri.


Hati saya yang sedang berbunga-bunga langsung berputik pertanda bakal berbuah mendengar penjelasan sang tokoh adat itu. Saya selanjutnya meminta beliau untuk berkenan membantu menyesaikan kasus Muhammad Indra dan memfasilitasi saya bertemu dengan beliau dan tokoh adat lainnya setelah persoalan saya dan kawan-kawan selesai. Azoheiri merespon singkat akan mengupayakan semaksimal mungkin permintaan saya. Kami kemudian berpisah saat beliau diminta polisi untuk meninggalkan ruangan segera. Sebelum beranjak pergi, Azoheiri menyempatkan meminta untuk foto selfie dengan saya yang selanjutnya foto tersebut diunggah di akun media sosialnya.


Sebagaimana diketahui, saya kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pengrusakan dan ditahan di Polres Lampung Timur, terhitung mulai hari Minggu, 13 Maret 2022, sekitar pukul 03.00 wib. Melihat perkembangan itu, hati saya yang tadinya berbunga-bunga berangsur layu dan seakan pupus harapan. Namun demikian saya wajib memelihara semangat dan pengharapan agar pikiran tetap tenang, damai, dan bersuka-cita, walau keberuntungan sedang jauh dari jangkauan.


Senin, 14 Maret 2022, saya bertemu lagi dengan Penyimbang Adat, Sdr. Azoheiri, pada acara press conference yang digelar di depan Mapolres Lampung Timur. Dalam press conference itu saya dan Azoheiri bergantian memberikan pernyataan di depan para wartawan setelah Kapolres Zaky Nasution memberikan pernyataan pers terkait kasus yang mendudukkan saya beserta Edi Suryadi dan Sunarso sebagai tersangka. Saya menyampaikan permohonan maaf, Azoheiri menyatakan memberikan maaf.


Komitmen untuk menyelesaikan masalah secara damai dipertegas lagi  saat Azoheiri didampingi tokoh pemuda bernama Benny menjumpai saya di ruang kerja Kapolres selepas press conference. Keinginan penyelesaian damai juga disampaikan tokoh adat dan tokoh pemuda itu ketika bertemu Tim Penasehat Hukum PPWI, Ujang Kosasih, SH, di Mapolres di hari yang sama, Senin (14 Maret 2022).


Akan tetapi setelah itu, di hari berikutnya semua berubah total, berbalik 180 derajat. Sang penyimbang adat Azoheiri terkesan diserang amnesia, lupa atas ucapan dan janjinya untuk membantu menyelesaikan masalah ini dengan jalan damai. Pada episode berikutnya, saya tahu bahwa tokoh adat itu tidak dapat berbuat banyak karena ternyata yang membuat laporan tentang perkara dugaan pengrusakan papan bunga tokoh adat adalah Syarifudin bin Ahmad Junaidi yang adalah anggota Polres Lampung Timur. Berdasarkan fakta tersebut, terang-benderang terlihat bahwa para oknum Polres itu sangat bernafsu memenjarakan saya, yang dapat dipastikan karena sakit hati atas ucapan saya soal "celana dalam polisi dibeli dari uang rakyat". Walaupun untuk itu mereka harus membayar mahal dengan meniru anjing kurap yang menjilat muntahannya sendiri, yakni mengingkari janji Kapolres untuk memberikan penangguhan penahanan kepada saya dan kawan-kawan yang diucapkannya di ruang kerja Kapolres pada Senin, 14 Maret 2022.


Pada acara restorative justice yang digelar di Kejaksaan Negeri Lampung Timur, Jumat, 8 April 2022, inkonsistensi Ketua Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua itu terkonfirmasi dengan pasti. Pasalnya, Sdr. Azoheiri, didukung oleh koleganya tokoh pemuda, Sdr. Benny, dengan bahasa yang dikemas sedemikian rupa menyatakan menolak berdamai. Penyimbang tokoh adat itu seia-sekata dengan pelapor Syarifudin bin Ahmad Junaidi mendesak Kejari memproses kasus ini hingga ke pengadilan.


Kejanggalan kemudian terjadi, dalam berkas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus hukum pelanggaran pidana Pasal 170 KUHP tentang Pengrusakan, tokoh adat yang sejak awal digaungkan sebagai pihak yang dirugikan justru hilang dari peredaran. Yang dimunculkan oleh JPU sebagai pihak yang dirugikan adalah para pemilik usaha papan bunga atas nama Wiwik Sutinah binti Slamet dan Julius binti Yusuf. Wiwik pemilik usaha AL & EL Florist mengaku dirugikan Rp. 6 juta, sementara Julius pemilik usaha Sanjaya Florist mengklaim rugi Rp. 3 juta dalam peristiwa Jumat kelabu di Mapolres Lampung Timur.


Jika umur panjang, sang waktu mempertemukan saya dengan Sdr. Azoheiri suatu hari nanti, saya hanya akan menanyakan satu hal terkait kasus perusakan papan bunga itu: manakah di antara tiga pernyataan ini yang benar? Pertama, bahwa Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua Lampung Timur berperan sebagai pemain utama bersama Polres Lampung Timur; atau kedua, bahwa Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua Lampung Timur diminta bermain oleh Polres Lampung Timur; atau ketiga, bahwa Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua Lampung Timur dipermainkan alias dijadikan kuda tunggangan oleh Polres Lampung Timur. Walahualam bisawab!


Selamat Hari Raya Idulfitri, 1 Syawal 1443 H sahabatku Bang Azoheiri, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau; Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; Tuhan mengarahkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Aminnn YRA. 

(Tim ppwi/Mhd)

COMMENTS
























Nama

(Lombok Tengah),470,(Praya Tengah,4,5erkini,1,a,1,Abepura,1,abu dhabi,5,Aceh,119,Aceh barat,1,aceh besar,4,Aceh singkil,28,ACEH TENGAH,3,aceh timur,7,Aceh Utara,8,adepura,1,adv,1,Aek Kanopan,3,agam(Sumbar),20,Ambon,2,Amuntai,1,anabas,1,anambas-kepri,16,ankara,1,ANTERO,1,anyer,1,Artikel,9,asahan,364,ASMAT,1,atambua,1,babakan,2,babel,1,badau(kalbar),2,badung,3,bagansiapiapi,2,Balai Karangan,1,balai pungut Pinggir,1,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,27,Balikpapan,4,Banda Aceh,31,bandar lampung,59,Bandung,185,bandung barat,7,Banggai,2,Banggai Kepulauan,1,Bangka belitung,5,bangka selatan(babel),8,bangkalan,3,bangkinang,2,banjar,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,8,Banjarnegara,2,bantaeng,1,banten,23,bantul,3,Banyumas,5,Banyuwangi,28,bappenas,6,barabai,1,BARABATU PANGKEP,1,Barelang,4,Barito Selatan,1,Barito utama,1,barito utara,1,barru,1,batam,738,batang,138,BATAVIA,1,Bathin Salopan,16,Bathinsolapan,1,Batu Ampar,4,Batu Panjang Rupat,4,batubara,40,Batunyala,1,beirut,1,bekas,1,Bekasi,55,belawan,4,belitang,1,belitung,2,belu,2,bengkalis,160,bengkayang,64,bengkulu,1,bengkulu utara,7,berastagi,1,BERAU,4,berita terkini,566,Bima,4,binjai,4,bintan,185,Bireuen,176,biru biru,1,bisnis,4,bitung,1,Blitar,2,BLORA,52,Bobong,1,Bogor,78,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,409,bone,2,boven digoel,1,boyolali,69,brandan barat,1,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,9,BUKITTINGGI,24,bulukumba,1,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,Catatan RM,2,ciamis,9,Cianjur,83,cikalong,1,Cikampek,4,Cikarang,7,cikopo,1,cilacap,9,Cilegon,25,cimahi,4,Cirebon,40,dabo singkep,6,daera,3,Daerah,291,dairi,2,Deli Serdang,174,Denpasar,28,depok,149,dewan pers,1,DIY,5,dolok sanggul,1,Donggala,4,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,Dubai,6,dumai,28,dumaring,1,Dungun Baru Rupat,1,duri,9,duri barat,1,Duri(Mandau),86,Ekonomi,57,enrekang,1,entikong,43,galang,3,Garut,138,Geragai,1,Global,3,Gorontalo,198,Gowa,10,Gresik,30,grobogan,4,Gunung kidul,2,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,2,Halmahera Barat,3,halmahera selatan,1,halmahera tengah,1,halmahera timur,1,hamparan perak,15,Hateng,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,6,Hutan Panjang(Rupat),4,i,1,Indonesia,2,indragiri,1,Indramayu,8,Indrapura,1,informasi,1,INHIL,1,inhu,2,ini,1,Internasional,29,itali,1,jabar,10,Jagoi Babang,1,jakara,9,jakarta,2583,jakarta barat,16,jakarta timur,5,jakarta utara,1,jambi,4,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,4,Jatim,5,Jawa barat,110,Jawa tengah,6,Jawa Timur,10,Jayapura,39,Jeddah,1,Jember,348,Jembrana,1,Jeneponto,17,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,Jogja,1,Johannesburg,1,jombang,1,kab,1,Kab Bandung,69,kab. Bandung,7,Kab. Bekasi,31,Kab. Langkat,281,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,141,Kab. Pekalongan,4,kab. pemalang,7,kab. polman,6,Kab. Seluma,43,kab. Subang,2,Kab. Wajo,5,kab.bandung,16,kab.bekasi,8,kab.bengkalis,52,kab.bogor,3,kab.keerom(Papua),3,kab.kubu,2,kab.kubu raya(kalbar),1115,Kab.Nganjuk,50,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,142,kab.Tangerang,3,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,26,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,118,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,18,kalimantan selatan,2,kalimantan timur,1,kalimantan utara,1,KALSEL,3,Kalteng,15,Kaltim,9,kaltra,2,kampar,53,Kandangan,1,Kao Teluk,1,KAPUAS,6,Kapuas Hulu,46,karanganyar,2,karangasem,5,Karawang,55,Karimun-Kepulauan Riau,205,karo,2,Katingan,20,kaur,2,Kayong Utara,6,kayuagung,2,Kebumen,1,kediri,20,Keerom,2,Kementerian PPN/Bappenas,89,kendari,4,KENDARI(SULTRA),37,kepri,118,keprri,5,Keranji paidang,1,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,128,klaten,57,klungkung,4,kolaka timur,2,konawe,2,kota bima,1,kota pekalongan,4,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kotawaringin Timur,1,kotim,1,koto tengah,1,koyang utara,1,Kuala Behe,6,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kualuh hulu,1,kubu raya,33,kudus,5,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,kuningan,6,Kupang,12,Kutai Kartanegara,1,kutai timur,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan bajo,2,labuhan batu,358,labuhan batu utara,3,labuhan haji,5,Labura,46,Labusel,12,lagoi,1,lagon,2,laguboti,1,lamboya (NTT),1,lamongan,3,lampok(sumbawa barat),1,lampung,55,Lampung Selatan,12,Lampung Tengah,404,lampung timur,7,lampung utara,36,lampura,6,landak,7,landak(Kalbar),322,lando(Terara Lombok Timur),1,langkat,27,langsa,1,Lantamal V,807,lantamal x,244,lawang kidul,2,lebak,23,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,10,Lhoksukon,3,Limapuluh Kota,12,LINGGA,453,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,2,lombok barat,24,lombok tengah,84,Lombok timur,463,lombok utara,1,loteng,2,loteng(NTB),6,loteng),1,lubuk pakam,4,Lubuklinggau,81,Lumajang,38,Luwu,8,luwu timur,1,luwu utara,8,Luwuk Banggai,2,Maddaremmeng,1,Madina,2,Madiun,6,madura,1,magelang,4,magetan,1,Majalengka,611,majene,72,makassar,26,malaka,1,malang,7,malang selatan,1,Maluku,2,Maluku Utara,5,Mamberamo Raya,1,Mamuju,27,mamuju tengah,6,Manado,10,mancanegara,1,Mandau,4,Mandor,2,manduamas,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,19,marindal,1,maroko,2,Maros,82,mataram,8,mataram(ntb),22,mateng,1,Medan,807,Melawi,6,MELAWI(KALBAR),184,meliau,1,Mempawah,35,Mengkopot,4,menjalin,38,merak,7,Merangin,1,meranti,10,Merauke,5,MESUJI,43,metro lampung,3,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,7,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,9,Morowali Utara,3,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,4,Muara Enim(Sumsel),79,muara medak,5,muara tami,1,muara teweh,3,muba,20,Muko Muko,27,mukomuko,80,mukoq,1,Muna barat,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,166,murung jaya,1,murung raya,1,musi banyuasin,44,musirawas,47,Nabire,1,nagan raya,3,Nanga Mahap,1,Nanga Pinoh,2,Nasional,40,Natuna(Kepri),38,New York,1,News,187,ngabang,2,Nganjuk,29,Ngawi,2,nias selatan,6,NTB,35,nternasional,1,NTT,5,Nunukan,128,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),15,Olahraga,1,opini,7,Otomotif,3,P.SUSU,13,Pacitan,1,padalarang,1,Padang,7,padang genting,1,padangsidempuan,13,pagaralam,2,pakpak,1,Palangka raya,43,Palas,1,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,7,Palembang,48,palimanan,1,palopo,2,palu,12,Pamekasan,2,pancur batu,4,Pandeglang,454,Pangandaran,25,Pangkal Pinang,6,pangkalan brandan,1,pangkalan bun,2,Pangkep,2,panyabungan,1,Papua,64,papua barar,2,papua barat,13,parapat,3,Parepare,3,Parimo,9,Pariwisata,31,pasaman barat,2,pasangkayu,9,Pasuruan,5,pati,2,Payakumbuh,2,pekalongan,42,Pekanbaru,344,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,8,peristiwa,75,pesawaran,4,Pessel,2,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,7,pinrang,14,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,32,polres Pekalongan,248,polres Sekadau,488,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,5,Pontianak,13,pontianak(kalbar),604,porsea,1,Poso,2,praya,3,pringsewu,126,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,3,Pulau Berhala,1,puplis,1,Purwakarta,67,purwokerto,1,Purworejo,2,puspenerbal,1,putussibau,4,Pyongyang,1,q,1,rabat,2,rada,2,radar metro,905,ragam,5,rambah samo,2,ranai.,2,Randublatung,3,rantau rasau,1,Rasau Jaya,2,Regional,31,rejang lebong,3,Rembang,1,Riau,35,rimo,1,Rohil,5,ROHUL,7,rokan hilir,5,Rokan Hulu,504,rote ndao,31,rundeng,1,rupat,68,rupat utara,78,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,2,samalanga,1,samarinda,10,sambas,80,samosir,2,sampang,108,sampit,6,sanana,47,sanggau,577,sangkar,1,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sebangki,11,sekadau,96,Sekadau Hilir,7,Sekadau Hulu,1,sekayam,14,selayar,1,selebritis,8,selong,4,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,29,Sengah Temila,3,seputihbanyak,1,serang,169,serdang bedagai,5,siak,15,siak hulu,1,siantar,3,sibolga,3,sidas,2,sidikalang,2,Sidoarjo,25,sidrap,1,Sigi,23,silangit,1,Simalungun,217,simeule,1,singaraja,1,singkawang,59,singkil,9,Sinjai,1,sintang,85,situbondo,9,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,6,Solok,1,Solok selatan,1,sopeng,1,Soppeng,3,sorong,9,sorong selatan,18,sragen,38,stabat,27,subang,35,subulussalam,157,suka Makmue,1,Sukabumi,157,sukoharjo,16,sukowono,1,Sulawesi Selatan,2,sulbar,3,sulsel,21,sULTENG,6,sultra,3,Sulut,2,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,8,sumbawa,1,sumbawa barat,8,Sumedang,5,Sumenep,100,Sumsel,8,sumut,8,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,72,surakarta,21,surakata,2,tabanan,1,takalar,1,talang muandau,3,Taliabu.,43,talisayan,2,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tana tidung,4,tanah datar,1,tanah jawa,2,tandem hilir,1,tangerang,32,Tangerang Selatan,7,tanggamus,3,Tanjabtim,24,Tanjung agung,1,tanjung balai,2,tanjung batu,2,TANJUNG MEDANG,9,tanjung morawa,9,TANJUNG PINANG,3,tanjung pinang (Kepri),717,tanjung punak,5,tanjung selor,3,tanjung uban,26,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,1001,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,101,tayan hilir,1,tayan hulu,3,tebing tinggi,371,tebingtinggi,26,Technology,12,Teekini,4,tegal,18,Tekini,4,teluk kapuas,1,temajuk,4,temanggung,1,Terikini,1,Terindikasi,1,Terintegrasi,1,Terjini,1,Terk,1,TERKI,2,Terki i,4,Terkibi,1,Terkiji,1,Terkiki,1,Terkimi,2,Terkin,8,Terkini,25569,TERKINIM,3,Terkinj,1,Terkink,1,Terkino,7,Terkinu,2,Terkirni,1,Terkuni,1,Termini,4,Ternate,2,ternate selatan,1,Tertkini,1,Tetkini,1,tigaraksa,1,timika,9,toba,8,tolikara,1,Tolitoli,12,toraja utara,1,trenggelek,8,Trkini,1,Trrkini,2,Tubaba,2,tubabar,1,tuban,1,tulang bawang,77,Tulang Bawang Barat,16,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,18,tulungagung,1,Twrkini,1,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,wakatobi,1,Walla Ndimu(NTT),3,wamena,1,Way Kanan,371,Wonogiri,2,Wonosobo,1,Yogyakarta,23,
ltr
item
Radar Metro: Menggugat Konsistensi Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua Lampung Timur
Menggugat Konsistensi Tokoh Adat Buay Beliuk Negeri Tua Lampung Timur
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF3QN5qN-ewWYk-oHDag1TMbEfCFb93HSYKC4Bjne7mI2ei_rMfBVu-087q7C8t1qoUG-lL8pFAsd3S0ZdE38Thpr93TxLMv43CCCCahHeRGcfGcQXwEr5Y9cIvkiK1R1kBHfMMYOo4BCp1TgEj-2fEV5EcjUket3jaaECIUnygPBYmXGwoPxOD8Q8/s320/IMG-20220511-WA0182.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjF3QN5qN-ewWYk-oHDag1TMbEfCFb93HSYKC4Bjne7mI2ei_rMfBVu-087q7C8t1qoUG-lL8pFAsd3S0ZdE38Thpr93TxLMv43CCCCahHeRGcfGcQXwEr5Y9cIvkiK1R1kBHfMMYOo4BCp1TgEj-2fEV5EcjUket3jaaECIUnygPBYmXGwoPxOD8Q8/s72-c/IMG-20220511-WA0182.jpg
Radar Metro
https://www.radarmetro.net/2022/05/menggugat-konsistensi-tokoh-adat-buay.html
https://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2022/05/menggugat-konsistensi-tokoh-adat-buay.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy