Terkait Kriminalisasi Ibu Bhayangkari, Maya Rumantir: Nina Muhammad Harus Bebas Demi Hukum

Manado,RM Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Dr. Maya Rumantir, MA, PhD, sekali lagi menegaskan bahwa Nina Muhamad, korban...


Manado,RM

Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, Dr. Maya Rumantir, MA, PhD, sekali lagi menegaskan bahwa Nina Muhamad, korban kriminalisasi oleh oknum Polresta Manado, harus dibebaskan dari segala tuntutan hukum. “Dalam kasus ini sangat jelas Nina Muhammad yang merupakan Ibu Bhayangkari adalah korban kriminalisasi. Oleh karena itu, Nina Muhammad harus dinyatakan bebas murni demi hukum,” tegas Maya Rumantir kepada sejumlah awak media saat bertandang di kediamannya, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, 23 Oktober 2021 lalu.


Hadir dalam pertemuan dengan Maya Rumantir antara lain, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA; Pimpinan Redaksi media Lacaknews, Steven Pandeiroot; serta anggota PPWI Manado, Stanly Monoarfa dan Jeffry Sorongan. Sementara, Maya Rumantir yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Laskar Merah Putih (LMP) itu, dalam pertemuan ini didampingi berberapa asistennya.


Kepada Wilson dan kawan-kawan, Anggota Komite III DPD RI ini mengatakan bahwa dirinya sudah mempelajari dengan detil tentang perkara yang sudah bergulir selama lebih dari 2 tahun itu. Menurutnya, ada beberapa kejanggalan dalam proses penanganan kasus tersebut dari awal, yakni di unit penerimaan laporan polisi di SPKT Polresta Manado.


“Nina Muhamad dituding melakukan pencemaran nama baik oleh istri salah satu direktur bank daerah di Sulut (Bank SulutGo – red) bernama Soraya D. Tanod, namun dalam Laporan Polisi (LP) di Polresta Manado yang membuat laporan bukan yang bersangkutan, melainkan orang lain yakni Rolandy L. Thalib. Ini saja sudah cacat hukum, karena ketentuan yang ada dalam kasus pencemaran nama baik, pihak yang merasa dirugikan harus membuat laporannya sendiri, bukan menyuruh orang lain, apalagi oknum Rolandy diduga kuat memalsukan dokumen terkait laporan tersebut,” ungkap Maya Rumantir yang lebih dikenal sebagai artis dan presenter belasan tahun lalu itu.


Sebagaimana diketahui bahwa dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Kapolri, dan Jaksa Agung tentang Pedoman Kriteria Implementasi UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dijelaskan bahwa dalam hal fakta yang dituduhkan merupakan perbuatan yang melanggar hukum, maka fakta tersebut harus dibuktikan terlebih dahulu kebenarannya sebelum aparat penegak hukum memproses pengaduan atas delik pencemaran nama baik. Juga, delik pidana Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah delik aduan absolut sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 45 ayat (5) UU ITE, yang oleh karena sebagai delik absolut, maka harus korban sendiri yang mengadukan kepada aparat penegak hukum, kecuali dalam hal korban masih dibawah umur atau dalam perwalian.


“Jadi dengan demikian jelas bahwa ada pelanggaran prosedur dalam kasus kriminalisasi Nina Muhamad ini, dan perbuatan mengkriminalisasi ini sudah masuk kategori tindak pidana. Oleh sebab itu saya berharap agar pihak-pihak yang terlibat dalam kasus kriminalisasi Nina Muhamad dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” harap Senator Maya Rumantir.


Sebelumnya, melalui media BeritaManado.Com, Maya Rumantir menyampaikan bahwa kriminalisasi Ibu Bhayangkari, Nina Muhammad, tersebut sudah selayaknya mendapatkan perhatian dari Kapolri, minimal memberikan perhatian terhadap kinerja jajaranya di Polresta Manado, secara khusus terhadap pihak-pihak yang menangani langsung kasus tersebut. “Institusi Polri, dalam hal ini Polda Sulut, juga seharusnya membela Nina Muhamad karena statusnya sebagai Ibu Bhayangkari, bukan malah sebaliknya dibiarkan terhimpit dengan kriminalisasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Maya Rumantir [1].


Di atas dari segala persoalan hukum yang ada, baik yang dialami Nina Muhamad maupun yang lainnya, imbuh Maya Rumantir, dirinya menekankan bahwa segala keputusan yang dibuat oleh aparat penegak hukum harus berdasarkan prinsip keadilan dan kebenaran serta perikemanusiaan, bukan berdasarkan titipan dari oknum-oknum yang tidak takut akan Tuhan, sehingga mempermainkan hukum itu sendiri dengan menghalalkan segala cara dan membuat orang lain terzalimi. “Dalam hal ini, kita juga harus menanamkan dalam diri masing-masing apapun latar belakang profesi atau jabatan kita, apalagi mereka yang sehari-hari bernaung di bawah korps yang punya slogan menegakkan hukum, ingatlah selalu bahwa ada hakim di atas segala hakim, akan berhadapan dengan penegak hukum sejati, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang akan menghukum setiap orang yang suka kompromi dengan segala bentuk kejahatan yang dirancangkan manusia,” tandas Maya Rumantir sebagaimana dikutip dari BeritaManado.Com.


Awal mula kasus ini adalah ketika beredar postingan screenshoot wajah Nina Muhmmad yang diambil dari kamera CCTV Bank SulutGo yang diposting oknum istri Direktur Marketing Bank SulutGo bernama Soraya D. Tanod di akun media sosial facebooknya. Postingan yang sarat dengan kata-kata penghinaan terhadap Nina Muhammad itu kemudian dilaporkan oleh Ibu Bhayangkari ini ke Polda Sulut, tahun 2019. Proses penanganan kasus itu selanjtnya terhenti oleh sebab yang kurang jelas.


Berselang beberapa lama kemudian, Nina Muhamad yang semula sebagai pelapor akhirnya menjadi terlapor di Polresta Manado, pada April 2020. LP terhadap Nina Muhammad yang dituduh melakukan pelanggaran UU ITE karena mengunggah postingan yang menghina Soraya D. Tanod, kemudian dengan cepat berproses dan status Nina Muhammad ditingkatkan menjadi tersangka [2]. Walaupun fakta lapangan jelas terlihat bahwa pelaporan dilakukan oleh Rolandy Thalib, bukan Soraya D. Tanod; dan screenshot postingan yang diunggah oleh Nina Muhammad tidak menuliskan Soraya D. Tanod, tapi Soraya Montenegro, namun oknum penyidik tetap meneruskan proses kriminalisasi itu [3].


Nina Muhamad selanjutnya berupaya mencari keadilan hingga ke Ibukota Negara Jakarta, bertemu sejumlah pejabat Polri, hingga akhirnya dirinya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh oknum Kapolresta Manado, perkara Ibu Bhayangkari ini tetap dipaksakan berlanjut. Korban kriminalisasi itu juga meminta bantuan ke Sekretariat Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) yang kemudian memviralkan beritanya ke seantero nusantara melalui jaringan PPWI Media Group.


Meski sempat diburu sebagai DPO dan dijemput oleh Polisi Manado, namun perjuangan Ibu Bhayangkari Polda Sulut itu masih menyisakan keberuntungan. Melalui Senator Maya Rumantir, penahanan Nina Muhamad di Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng akhirnya ditangguhkan dan ia bisa kembali ke rumah bertemu dengan anggota keluarganya.


Saat ini, kasus tersebut sedang bergulir di PN Manado. (APL/Red)


*Catatan:*


[1] Senator Maya Rumantir: Nina Muhamad Harus Bebas Murni; https://beritamanado.com/senator-maya-rumantir-nina-muhamad-harus-bebas-murni/


[2] Diduga Kuat, Ibu Bhayangkari Ini Dikriminalisasi oleh Oknum Polresta Manado; https://pewarta-indonesia.com/2021/06/diduga-kuat-ibu-bhayangkari-ini-dikriminalisasi-oleh-oknum-polresta-manado/


[3] Jadi Makelar Kasus, Pegawai Bank Sulutgo Rolandy Thalib Dilaporkan ke Bareskrim Polri; https://pewarta-indonesia.com/2021/07/jadi-makelar-kasus-pegawai-bank-sulutgo-rolandy-thalib-dilaporkan-ke-bareskrim-polri/

(Kaperwil Provinsi Kalbar : Lepinus Lumban Toruan)

COMMENTS




























Nama

(Lombok Tengah),234,(Praya Tengah,3,5erkini,1,a,1,abu dhabi,5,Aceh,118,Aceh barat,1,aceh besar,4,Aceh singkil,28,ACEH TENGAH,3,aceh timur,7,Aceh Utara,8,adepura,1,Aek Kanopan,3,agam(Sumbar),20,Ambon,1,Amuntai,1,anabas,1,anambas-kepri,15,ankara,1,ANTERO,1,anyer,1,Artikel,5,asahan,7,ASMAT,1,badau(kalbar),2,badung,3,bagansiapiapi,2,Balai Karangan,1,balai pungut Pinggir,1,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,19,Balikpapan,4,Banda Aceh,28,bandar lampung,27,Bandung,146,bandung barat,5,Banggai,2,Banggai Kepulauan,1,Bangka belitung,5,bangkalan,3,bangkinang,2,banjar,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,8,Banjarnegara,2,bantaeng,1,banten,16,bantul,3,Banyumas,5,Banyuwangi,24,bappenas,6,barabai,1,BARABATU PANGKEP,1,Barelang,4,Barito Selatan,1,Barito utama,1,barito utara,1,barru,1,batam,620,batang,137,BATAVIA,1,Bathin Salopan,16,Bathinsolapan,1,Batu Ampar,3,Batu Panjang Rupat,4,batubara,32,Batunyala,1,beirut,1,bekas,1,Bekasi,47,belawan,4,belitang,1,belitung,1,belu,1,bengkalis,160,bengkayang,57,bengkulu,1,bengkulu utara,7,berastagi,1,BERAU,4,berita terkini,566,Bima,3,binjai,3,bintan,173,Bireuen,176,biru biru,1,bisnis,4,bitung,1,Blitar,2,BLORA,41,Bobong,1,Bogor,66,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,67,bone,2,boven digoel,1,boyolali,8,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,7,BUKITTINGGI,24,bulukumba,1,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,Catatan RM,2,ciamis,8,Cianjur,62,cikalong,1,Cikampek,2,Cikarang,7,cikopo,1,cilacap,9,Cilegon,25,cimahi,4,Cirebon,31,dabo singkep,4,daera,3,Daerah,291,dairi,2,Deli Serdang,44,Denpasar,22,depok,119,dewan pers,1,DIY,2,dolok sanggul,1,Donggala,4,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,Dubai,6,dumai,28,Dungun Baru Rupat,1,duri,9,duri barat,1,Duri(Mandau),86,Ekonomi,57,entikong,37,galang,1,Garut,126,Geragai,1,Global,3,Gorontalo,197,Gowa,10,Gresik,30,grobogan,2,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,2,Halmahera Barat,3,halmahera selatan,1,halmahera tengah,1,halmahera timur,1,hamparan perak,11,Hateng,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,6,Hutan Panjang(Rupat),4,Indonesia,2,indragiri,1,Indramayu,5,Indrapura,1,informasi,1,INHIL,1,inhu,2,ini,1,Internasional,29,itali,1,jabar,10,Jagoi Babang,1,jakara,5,jakarta,2144,jakarta barat,13,jakarta timur,1,jakarta utara,1,jambi,4,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,3,Jatim,5,Jawa barat,17,Jawa tengah,2,Jawa Timur,1,Jayapura,36,Jeddah,1,Jember,281,Jembrana,1,Jeneponto,16,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,Jogja,1,Johannesburg,1,jombang,1,kab,1,Kab Bandung,69,kab. Bandung,7,Kab. Bekasi,31,Kab. Langkat,267,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,122,Kab. Pekalongan,4,kab. pemalang,7,kab. polman,6,Kab. Seluma,43,kab. Subang,2,Kab. Wajo,5,kab.bandung,12,kab.bekasi,5,kab.bengkalis,52,kab.bogor,3,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,2,kab.kubu raya(kalbar),948,Kab.Nganjuk,35,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,110,kab.Tangerang,3,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,26,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,96,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,16,kalimantan selatan,2,kalimantan utara,1,KALSEL,2,Kalteng,15,Kaltim,8,kaltra,2,kampar,49,Kandangan,1,Kao Teluk,1,KAPUAS,6,Kapuas Hulu,38,karanganyar,2,karangasem,2,Karawang,51,Karimun-Kepulauan Riau,183,karo,2,Katingan,20,kaur,2,Kayong Utara,3,kayuagung,2,Kebumen,1,kediri,20,Keerom,2,Kementerian PPN/Bappenas,88,kendari,4,KENDARI(SULTRA),37,kepri,112,keprri,5,Keranji paidang,1,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,26,klaten,53,klungkung,2,kota pekalongan,4,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kotawaringin Timur,1,kotim,1,Kuala Behe,6,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kualuh hulu,1,kubu raya,31,kudus,5,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,kuningan,5,Kupang,12,Kutai Kartanegara,1,kutai timur,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan bajo,2,labuhan batu,338,labuhan batu utara,3,labuhan haji,5,Labura,35,Labusel,12,lagoi,1,lagon,2,laguboti,1,lamboya (NTT),1,lamongan,3,lampok(sumbawa barat),1,lampung,39,Lampung Selatan,9,Lampung Tengah,242,lampung timur,1,lampung utara,35,lampura,5,landak,6,landak(Kalbar),222,lando(Terara Lombok Timur),1,langkat,13,langsa,1,Lantamal V,807,lantamal x,244,lawang kidul,2,lebak,23,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,10,Lhoksukon,3,Limapuluh Kota,12,LINGGA,410,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,16,lombok tengah,83,Lombok timur,383,loteng,2,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,4,Lubuklinggau,57,Lumajang,36,Luwu,5,luwu timur,1,luwu utara,5,Luwuk Banggai,2,Maddaremmeng,1,Madina,1,Madiun,6,madura,1,magelang,3,magetan,1,Majalengka,486,majene,72,makassar,23,malang,3,Maluku,1,Maluku Utara,5,Mamberamo Raya,1,Mamuju,27,mamuju tengah,6,Manado,6,mancanegara,1,Mandau,4,Mandor,2,manduamas,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,15,marindal,1,maroko,2,Maros,82,mataram,8,mataram(ntb),13,mateng,1,Medan,643,Melawi,6,MELAWI(KALBAR),178,meliau,1,Mempawah,32,Mengkopot,4,menjalin,38,merak,4,Merangin,1,meranti,10,Merauke,2,MESUJI,43,metro lampung,3,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,6,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,7,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,4,Muara Enim(Sumsel),79,muara medak,5,muara tami,1,muara teweh,3,muba,19,Muko Muko,27,mukomuko,80,mukoq,1,Muna barat,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,166,murung jaya,1,murung raya,1,musi banyuasin,40,musirawas,28,Nabire,1,nagan raya,3,Nanga Mahap,1,Nanga Pinoh,2,Nasional,40,Natuna(Kepri),35,New York,1,News,187,ngabang,2,Nganjuk,12,Ngawi,2,nias selatan,5,NTB,25,nternasional,1,NTT,3,Nunukan,118,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),14,Olahraga,1,opini,7,Otomotif,3,P.SUSU,12,Pacitan,1,padalarang,1,Padang,4,padang genting,1,padangsidempuan,13,Palangka raya,43,Palas,1,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,6,Palembang,43,palimanan,1,palopo,1,palu,11,Pamekasan,1,Pandeglang,444,Pangandaran,20,Pangkal Pinang,4,pangkalan brandan,1,pangkalan bun,2,Pangkep,1,panyabungan,1,Papua,59,papua barar,2,papua barat,11,parapat,1,Parepare,2,Parimo,7,Pariwisata,31,pasangkayu,9,Pasuruan,5,Payakumbuh,1,pekalongan,42,Pekanbaru,322,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,8,peristiwa,75,Pessel,2,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,7,pinrang,11,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,32,polres Pekalongan,248,polres Sekadau,488,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,4,Pontianak,13,pontianak(kalbar),389,porsea,1,Poso,2,praya,3,pringsewu,86,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,3,Pulau Berhala,1,puplis,1,Purwakarta,19,purwokerto,1,Purworejo,1,puspenerbal,1,putussibau,4,Pyongyang,1,q,1,rabat,2,rada,2,radar metro,904,ragam,5,rambah samo,2,ranai.,2,Randublatung,3,Rasau Jaya,2,Regional,31,rejang lebong,3,Rembang,1,Riau,32,rimo,1,Rohil,5,ROHUL,7,rokan hilir,3,Rokan Hulu,370,rote ndao,31,rundeng,1,rupat,68,rupat utara,78,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,2,samalanga,1,samarinda,10,sambas,68,sampang,76,sampit,6,sanana,47,sanggau,416,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sebangki,11,sekadau,93,Sekadau Hilir,7,Sekadau Hulu,1,sekayam,11,selebritis,8,selong,3,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,23,Sengah Temila,2,seputihbanyak,1,serang,152,serdang bedagai,5,siak,15,siak hulu,1,siantar,2,sidas,2,Sidoarjo,23,sidrap,1,Sigi,23,Simalungun,188,simeule,1,singkawang,47,singkil,8,Sinjai,1,sintang,48,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,6,Solok,1,Solok selatan,1,Soppeng,2,sorong,6,sorong selatan,18,sragen,2,stabat,27,subang,28,subulussalam,154,suka Makmue,1,Sukabumi,117,sukoharjo,7,Sulawesi Selatan,2,sulbar,3,sulsel,16,sULTENG,6,sultra,3,Sulut,1,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,8,sumbawa,1,sumbawa barat,8,Sumedang,5,Sumenep,97,Sumsel,6,sumut,6,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,57,surakata,1,tabanan,1,takalar,1,talang muandau,3,Taliabu.,43,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tana tidung,2,tanah datar,1,tanah jawa,2,tangerang,27,Tangerang Selatan,5,tanggamus,3,Tanjabtim,17,Tanjung agung,1,tanjung balai,1,tanjung batu,2,TANJUNG MEDANG,9,tanjung morawa,5,TANJUNG PINANG,3,tanjung pinang (Kepri),652,tanjung punak,4,tanjung selor,3,tanjung uban,26,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,1001,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,57,tayan hilir,1,tayan hulu,3,tebing tinggi,318,Technology,12,Teekini,4,tegal,18,Tekini,3,teluk kapuas,1,temajuk,4,Terikini,1,Terindikasi,1,Terintegrasi,1,Terjini,1,Terk,1,TERKI,2,Terki i,3,Terkimi,1,Terkin,5,Terkini,20887,TERKINIM,3,Terkino,7,Terkinu,1,Terkirni,1,Terkuni,1,Termini,4,Ternate,2,ternate selatan,1,Tertkini,1,tigaraksa,1,timika,9,toba,2,tolikara,1,Tolitoli,12,toraja utara,1,trenggelek,7,Trrkini,1,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,76,Tulang Bawang Barat,16,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,18,tulungagung,1,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,wamena,1,Way Kanan,331,Wonosobo,1,Yogyakarta,22,
ltr
item
Radar Metro: Terkait Kriminalisasi Ibu Bhayangkari, Maya Rumantir: Nina Muhammad Harus Bebas Demi Hukum
Terkait Kriminalisasi Ibu Bhayangkari, Maya Rumantir: Nina Muhammad Harus Bebas Demi Hukum
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjkomOK6KGnWAYP2JB5_N5rKkASsSolnAqrwe2OorIew_YfjrQsg0d97SSb_ewz4nQscdksTPDbACxEIsSKYs5D5mIg6jcZCgtHNoq4UerN-PHjgQpJ5k3SBRQivna7oMU2cLHbm8n7aq5ALUWtGkU-YDaP90tkRAXa81sgfJvVsXVp3SGU1eQ-0vOz8g=s320
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjkomOK6KGnWAYP2JB5_N5rKkASsSolnAqrwe2OorIew_YfjrQsg0d97SSb_ewz4nQscdksTPDbACxEIsSKYs5D5mIg6jcZCgtHNoq4UerN-PHjgQpJ5k3SBRQivna7oMU2cLHbm8n7aq5ALUWtGkU-YDaP90tkRAXa81sgfJvVsXVp3SGU1eQ-0vOz8g=s72-c
Radar Metro
https://www.radarmetro.net/2021/10/terkait-kriminalisasi-ibu-bhayangkari.html
https://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2021/10/terkait-kriminalisasi-ibu-bhayangkari.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy