Menko Polhukam Berdialog dengan LSM, Akademisi, dan Tokoh Ormas tentang Membangun Papua yang Damai

Jakarta, RM Menteri Koordinador Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD hari Kamis (27/5) kembali menggelar dialog te...


Jakarta, RM

Menteri Koordinador Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD hari Kamis (27/5) kembali menggelar dialog tentang Papua. Kali ini dengan melibatkan unsur yang lebih luas dan beragam. Dalam dialog ini, Menko Mahfud kembali menegaskan bahwa pemerintah membangun Papua dengan pendekatan Kesejahteraan dan Dialog. Sebagian besar warga Papua juga menyatakan mendukung pembangunan di Papua, juga mengharapkan Papua dibangun dengan damai. 


Mahfud menegaskan, berdasarkan survei yang dilakukan BIN bekerjasama dengan sejumlah universitas, 92 persen warga Papua pro NKRI dan mendukung pembangunan di Papua. “Sebanyak 82 persen setuju Otsus, 10 persen menyatakan terserah pemerintah, berarti setuju juga, dan sisanya 8 persen yang menolak” lanjut Mahfud.


“Nah, sisanya yang kecil 8 persen itu terbagi tiga yakni bergerak di jalur politik, klandestein, dan KKB. Yang paling kecil yakni KKB ini, inilah yang dihadapi dengan penegakan hukum berdasarkan UU No 5 tahun 2018 tentang Terorisme. Jadi yang dihadapi adalah KKB Egianus Kagoya, KKB Lekagak Talenggen, KKB Militer Murib, dan kelompok lain lagi, jadi bukan KKB Papua” tegas mantan Menteri Pertahanan itu. 


Kepala KSP Moeldoko juga menyatakan pandangannya. Menurutnya, komitmen presiden dalam membangun Papua sangat tinggi. “Presiden mana yang pernah berkunjung ke Papua sampai 17 kali. Belum ada, baru di masa Presiden Jokowi ini hal itu terjadi, karena beliau sungguh ingin Papua maju dan damai” ujar Moeldoko.


Silaturrahmi kebangsaan berjudul “Membangun Papua yang Damai dengan Berbagai Program” ini dihadiri antara lain Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin Al Rahab, tokoh LSM seperti Haris Azhar (Lokataru), Tokoh senior Papua seperti Freddy Numberi, Yorrys Raweyai, dan Michael Manufandu, peneliti LIPI Adriana Elisabeth, akademisi seperti Hikmahanto Juwana dan Rhenald Kasali. 


Hadir pula tokoh-tokoh agama, seperti Sekretaris Umum PGI Jacklevyn Manuputty, Ketua PBNU Marsudi Syuhud, dan Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti. 


Dari kalangan pemerintah hadir Kepala BNPT Boy Rafli Amar, pimpinan Polri, TNI, BIN, dan beberapa perwakilan Kementerian dan Lembaga.


Dalam sesi dialog, guru besar hukum internasional Prof Hikmahanto Juwana sependapat dengan Mahfud MD, bahwa Papua bagian dari NKRI dan itu sudah final. “Kita membangun Papua karena Papua bagian dari Indonesia,” tegasnya.


Hikmahanto mendukung bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB), masuk klasifikasi teroris, dan dapat ditekenai UU Terorisme. “Kalau KKB melakukan kekerasan, kita harus lawan,” ujarnya.


Mewakili kalangan gereja Jacklevyn Manuputty, mengatakan gereja tidak bisa dipisahkan dalam menyelesaikan permasalahan Papua. Diingatkan, pemerintah perlu memiliki narasi agar dapat menyentuh hati masyarakat Papua.

“Persoalan Papua juga persoalan gereja, sehingga gereja harus dilibatkan dalam menyelesaikan masalah papua,” ujar Jaklevyn. 


Di sisi lain, Haris Azhar mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan kondisi pengungsi di Ilaga dan Ndunga. “Perlu juga ada pendampingan dari BPK agar tidak terjadi penyelewengan anggaran,” ujar Haris. Masalah sumber daya manusia juga tak kalah pentingnya untuk mendapat perhatian pemerintah.


Sementara tokoh Papua Yorrys Raweyai mengatakan, selama Papua bergabung dengan NKRI sejak 58 tahun silam, masalah Papua terus muncul. “Berarti ini ada problem “ katanya.


Menurut Yorrys masalahnya ada pada narasi terkait Papua yang berbeda-beda, sehingga pemahaman terkait Papua, khususnya untuk generasi baru, tidak sama. “Marilah kita rapatkan barisan. Kita satukan narasi dan diksi untuk menyatukan tekad menghadapi tantangan-tantangan di Papua,” ujar Yorrys.


Menyinggung penggunaan dana Otsus, Yorrys menyebut perlu adanya variabel-variabel yang bisa dipertanggungjawabkan ke publik. 


Hal itu juga disinggung mantan Gubernur Papua Freddy Numberi, yang mengisyaratkan ada perlakuan beda pada tindak pidana korupsi di Papua. (R/Mhmd)

COMMENTS

Nama

(Lombok Tengah),118,(Praya Tengah,3,5erkini,1,a,1,Aceh,117,Aceh barat,1,aceh besar,1,Aceh singkil,27,ACEH TENGAH,3,aceh timur,5,Aceh Utara,8,adepura,1,agam(Sumbar),18,Ambon,1,Amuntai,1,anambas-kepri,15,ANTERO,1,Artikel,2,asahan,2,ASMAT,1,badau(kalbar),1,badung,1,bagansiapiapi,2,Balai Karangan,1,balai pungut Pinggir,1,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,10,Balikpapan,2,Banda Aceh,28,bandar lampung,12,Bandung,98,Banggai,2,Banggai Kepulauan,1,Bangka belitung,5,bangkalan,1,bangkinang,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,6,Banjarnegara,2,banten,11,Banyumas,5,Banyuwangi,20,bappenas,6,barabai,1,BARABATU PANGKEP,1,Barelang,1,Barito Selatan,1,Barito utama,1,barito utara,1,barru,1,batam,480,batang,137,BATAVIA,1,Bathin Salopan,14,Bathinsolapan,1,Batu Ampar,2,Batu Panjang Rupat,4,batubara,15,Batunyala,1,beirut,1,bekas,1,Bekasi,42,belawan,3,belitang,1,bengkalis,160,bengkayang,45,bengkulu,1,bengkulu utara,6,berastagi,1,BERAU,4,berita terkini,566,Bima,2,binjai,3,bintan,116,Bireuen,176,bisnis,4,bitung,1,Blitar,1,BLORA,41,Bobong,1,Bogor,39,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,64,boven digoel,1,boyolali,3,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,7,BUKITTINGGI,23,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,Catatan RM,1,ciamis,7,Cianjur,25,Cikampek,2,Cikarang,7,cikopo,1,cilacap,9,Cilegon,7,cimahi,3,Cirebon,21,dabo singkep,3,daera,3,Daerah,291,dairi,1,Deli Serdang,5,Denpasar,7,depok,83,dewan pers,1,Donggala,4,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,dumai,25,Dungun Baru Rupat,1,duri,8,duri barat,1,Duri(Mandau),76,Ekonomi,57,entikong,29,Garut,94,Geragai,1,Global,3,Gorontalo,196,Gowa,4,Gresik,16,grobogan,2,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,1,Halmahera Barat,1,hamparan perak,8,Hateng,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,5,Hutan Panjang(Rupat),4,Indonesia,2,indragiri,1,Indramayu,5,informasi,1,INHIL,1,inhu,2,ini,1,Internasional,29,itali,1,jabar,3,Jagoi Babang,1,jakara,4,jakarta,1459,jakarta barat,11,jambi,3,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,2,Jatim,3,Jawa barat,2,Jawa tengah,2,Jayapura,20,Jember,94,Jembrana,1,Jeneponto,5,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,Jogja,1,Johannesburg,1,jombang,1,kab,1,Kab Bandung,69,kab. Bandung,7,Kab. Bekasi,31,Kab. Langkat,265,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,116,Kab. Pekalongan,4,kab. pemalang,7,kab. polman,6,Kab. Seluma,43,kab. Subang,2,Kab. Wajo,2,kab.bandung,4,kab.bekasi,1,kab.bengkalis,42,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,2,kab.kubu raya(kalbar),691,Kab.Nganjuk,4,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,43,kab.Tangerang,2,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,26,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,69,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,14,kalimantan selatan,1,kalimantan utara,1,KALSEL,1,Kalteng,12,Kaltim,4,kaltra,1,kampar,45,Kandangan,1,Kao Teluk,1,KAPUAS,5,Kapuas Hulu,10,karanganyar,2,karangasem,1,Karawang,44,Karimun-Kepulauan Riau,147,Katingan,19,kaur,2,Kayong Utara,2,kayuagung,2,Kebumen,1,kediri,1,Keerom,2,Kementerian PPN/Bappenas,79,kendari,4,KENDARI(SULTRA),35,kepri,111,keprri,5,Keranji paidang,1,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,10,kota pekalongan,4,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kotawaringin Timur,1,Kuala Behe,5,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kubu raya,31,kudus,5,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,kuningan,1,Kupang,5,Kutai Kartanegara,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan batu,268,labuhan batu utara,3,labuhan haji,3,Labura,29,Labusel,6,lagon,2,lamboya (NTT),1,lamongan,2,lampok(sumbawa barat),1,lampung,20,Lampung Selatan,7,Lampung Tengah,38,lampung utara,31,lampura,5,landak,6,landak(Kalbar),28,lando(Terara Lombok Timur),1,langkat,11,langsa,1,Lantamal V,807,lantamal x,244,lebak,6,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,10,Lhoksukon,3,Limapuluh Kota,12,LINGGA,346,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,12,lombok tengah,83,Lombok timur,300,loteng,2,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,2,Lubuklinggau,38,Lumajang,35,Luwu,3,luwu timur,1,luwu utara,1,Luwuk Banggai,2,Maddaremmeng,1,Madina,1,Madiun,4,madura,1,magelang,2,magetan,1,Majalengka,375,majene,72,makassar,22,malang,3,Maluku Utara,3,Mamberamo Raya,1,Mamuju,19,mamuju tengah,5,Manado,2,mancanegara,1,Mandau,4,Mandor,2,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,11,marindal,1,maroko,2,Maros,82,mataram,8,mataram(ntb),11,mateng,1,Medan,313,Melawi,6,MELAWI(KALBAR),156,meliau,1,Mempawah,26,Mengkopot,4,menjalin,10,merak,2,Merangin,1,meranti,8,Merauke,2,MESUJI,42,metro lampung,2,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,5,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,6,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,4,Muara Enim(Sumsel),76,muara medak,4,muara teweh,2,muba,17,Muko Muko,27,mukomuko,43,mukoq,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,165,murung jaya,1,murung raya,1,musi banyuasin,38,musirawas,17,Nabire,1,nagan raya,3,Nanga Mahap,1,Nanga Pinoh,2,Nasional,40,Natuna(Kepri),25,New York,1,News,187,ngabang,1,Ngawi,2,nias selatan,5,NTB,23,nternasional,1,NTT,1,Nunukan,14,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),13,Olahraga,1,opini,7,Otomotif,3,P.SUSU,12,Pacitan,1,Padang,3,padang genting,1,padangsidempuan,3,Palangka raya,42,Palas,1,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,6,Palembang,39,palimanan,1,palu,9,Pamekasan,1,Pandeglang,408,Pangandaran,20,Pangkal Pinang,2,pangkalan brandan,1,pangkalan bun,1,Pangkep,1,panyabungan,1,Papua,48,papua barar,2,papua barat,8,parapat,1,Parepare,1,Parimo,7,Pariwisata,31,pasangkayu,9,Pasuruan,4,Payakumbuh,1,pekalongan,42,Pekanbaru,289,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,6,peristiwa,75,Pessel,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,7,pinrang,2,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,32,polres Pekalongan,248,polres Sekadau,488,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,2,Pontianak,13,pontianak(kalbar),236,Poso,1,praya,2,pringsewu,2,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,2,puplis,1,Purwakarta,4,purwokerto,1,Purworejo,1,putussibau,1,Pyongyang,1,q,1,rabat,2,rada,2,radar metro,900,ragam,5,rambah samo,2,ranai.,2,Randublatung,3,Rasau Jaya,2,Regional,31,Rembang,1,Riau,30,rimo,1,Rohil,5,ROHUL,7,rokan hilir,2,Rokan Hulu,170,rundeng,1,rupat,68,rupat utara,74,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,1,samalanga,1,samarinda,9,sambas,46,sampang,43,sampit,5,sanana,2,sanggau,275,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sebangki,7,sekadau,74,sekayam,9,selebritis,8,selong,1,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,17,Sengah Temila,1,seputihbanyak,1,serang,42,serdang bedagai,3,siak,15,siak hulu,1,sidas,2,Sidoarjo,17,sidrap,1,Sigi,23,Simalungun,51,simeule,1,singkawang,26,singkil,3,Sinjai,1,sintang,13,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,1,Solok selatan,1,Soppeng,2,sorong,3,sorong selatan,18,sragen,1,stabat,27,subang,23,subulussalam,132,suka Makmue,1,Sukabumi,63,Sulawesi Selatan,1,sulbar,2,sulsel,5,sULTENG,5,sultra,1,Sulut,1,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,7,sumbawa,1,sumbawa barat,8,Sumedang,5,Sumenep,89,Sumsel,5,sumut,4,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,36,surakata,1,takalar,1,Taliabu.,43,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tanah datar,1,tanah jawa,2,tangerang,11,Tangerang Selatan,3,Tanjabtim,6,Tanjung agung,1,tanjung balai,1,tanjung batu,1,TANJUNG MEDANG,9,TANJUNG PINANG,3,tanjung pinang (Kepri),473,tanjung punak,3,tanjung selor,3,tanjung uban,19,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,822,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,21,tayan hilir,1,tayan hulu,3,tebing tinggi,169,Technology,12,Teekini,3,tegal,18,teluk kapuas,1,temajuk,3,Terindikasi,1,Terintegrasi,1,Terjini,1,Terk,1,TERKI,2,Terki i,2,Terkimi,1,Terkin,5,Terkini,15080,TERKINIM,3,Terkino,7,Terkirni,1,Termini,3,Tertkini,1,timika,9,tolikara,1,Tolitoli,10,toraja utara,1,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,74,Tulang Bawang Barat,16,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,18,tulungagung,1,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,Way Kanan,254,Wonosobo,1,Yogyakarta,17,
ltr
item
Radar Metro: Menko Polhukam Berdialog dengan LSM, Akademisi, dan Tokoh Ormas tentang Membangun Papua yang Damai
Menko Polhukam Berdialog dengan LSM, Akademisi, dan Tokoh Ormas tentang Membangun Papua yang Damai
https://1.bp.blogspot.com/-h-oCc76o15Y/YLB6JzvKnEI/AAAAAAAAs24/wbGgiIhK3k0yeWCHUt3pasv2cSaUwnlhACLcBGAsYHQ/s320/IMG-20210528-WA0137.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-h-oCc76o15Y/YLB6JzvKnEI/AAAAAAAAs24/wbGgiIhK3k0yeWCHUt3pasv2cSaUwnlhACLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20210528-WA0137.jpg
Radar Metro
https://www.radarmetro.net/2021/05/menko-polhukam-berdialog-dengan-lsm.html
https://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2021/05/menko-polhukam-berdialog-dengan-lsm.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy