Warga Mertak Dan Kuta Masih Dihantui Banjir Susulan

Lombok Tengah, Radar Metro. Bencana alam berupa banjir menerjang setidaknya tiga Kecamatan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Banj...


Lombok Tengah, Radar Metro.

Bencana alam berupa banjir menerjang setidaknya tiga Kecamatan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan di semua wilayah Loteng itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.35 Wita, Sabtu malam (30/1). 


Adapun Kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Pujut, Praya Barat dan Kecamatan Praya Barat Daya.


"Seperti di Kecamatan Pujut, ada lima desa yang terkena dampak banjir. Desa Mertak, Sukadana, Tumpak, Pengembur, dan Desa Kuta," kata Ketua Karang Taruna Kecamatan (KTK) Pujut, Sri Anom Putra Sanjaya, Minggu (31/1/2021).


Salah satu faktor penyebab dari banjir tersebut, ujar Anom adalah pegunungan yang sebagian besar sudah gundul karena alih fungsi lahan di wilayah Selatan Loteng ini.


"Faktornya banyaknya gunung kita di sini yang sudah gundul," ungkapnya.


Namun kata Anom, banjir yang terjadi tersebut kini airnya sudah surut sejak kemarin malam. Namun demikian, warga yang terdampak masih dihantui akan adanya banjir susulan. Terutama warga Desa Mertak dan Kuta. Mengingat, hujan dengan intensitas tinggi di masih bisa saja terjadi. Terlebih, beberapa fasilitas seperti jembatan dan lainnya sudah ambruk. Anom sambungnya, ada juga sepeda motor milik warga terendam hingga hanyut oleh banjir dan beberapa jambatan mulai putus, hewan ternaknya juga hanyut,” tandas Anom.


Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Pujut, ia berharap agar aparat dari TNI, Polri, Pol PP dan lainnya tetap berjaga-jaga untuk kemungkinan terjadinya banjir susulan terutama jika terjadi pada malam hari lagi. Jangan sampai, sebutnya seperti pada banjir kemarin, dimana warga terdampak sangat sulit mendapat bantuan karena sebagian besar tetangganya juga ikut terdampak, terutama di Desa Kuta yang sebagian besar dusunnya terendam banjir.


"Kita juga berharap para relawan ikut membantu," harapnya.


Dan kami, paparnya di Desa Mertak yang terdampak banjir dengan ketinggian air rata-rata di atas lutut orang dewasa melanda beberapa dusun. Seperti di Dusun Muntung Denong, Serenang, Pako (Jembatan Pako) Kelekuh, Mertak, Bumbang, Batu Goleng, Takar-Akar dan Dusun Awang," sambung pemuda asal Desa Mertak ini.


Sementara itu, Anggota BPD Desa Kuta, Alus Darmiah ketika dikonfirmasi juga menceritakan, bahwa banjir di wilayahnya di Dusun Ujung Lauk juga terjadi sekitar pukul 17.12 Wita dan surut sekitar pukul 11.30 Wita. Katanya, di desanya setidaknya ada 16 dusun yang terkena dampak banjir dengan ketinggian air mulai dari lutut sampai perut orang dewasa.


"Yang terparah terjadi di Dusun Batu Riti, Sekar Kunung, Mong I, Mong II, Kuta I, Kuta II, Rangkap, Ujung Lauk dan Dusun Ebunut yang ada di kawasan Sirkuit MotoGP. Dari kondisi ini, ratusan Kepala Keluarga (KK) terdampak. Termasuk puluhan hotel, villa, homestay dan fasilitas pariwisata lainnya juga. Bahkan, dibeberapa titik masih digenangi air terutama yang ada di dataran rendah seperti kawasan yang ada di wilayah kantor desa. Namun, tidak sedikit dari warga yang terdampak sudah kembali kerumahnya dan melakukan pembersihan karena air bah-nya sudah surut.


“Sebagian besar warga sudah dievakuasi kemarin malam oleh BPBD Loteng ke dataran tinggi, ada yang ke rumah keluarganya. Sisanya masih bertahan karena takut barang berharganya hilang,” tutur pria yang saat ini sedang mengungsi bersama keluarganya di Dusun Mong III ini.


Ketua Forum BPD Kecamatan Pujut ini menambahkan, untuk saat ini belum diketahui pasti berapa KK yang benar-benar terdampak banjir. Sebab, hingga kini Pemdes masih melakukan pendataan. Termasuk mendata kerugian yang ditimbulkan oleh bencana ini. Sedangkan untuk posko utama  yang digunakan untuk penampungan bantuan, Pemdes sudah menggunakan kantor desa. Ia pun meminta kepada para donatur atau relawan yang kiranya mau berdonasi membantu warga yang terdampak, hendaknya menghubungi Pemdes di kantor desa. Untuk sementara ini, diakuinya baru beberapa pihak sudah menyalurkan bantuannya, salah satunya dari LAZ Dasi Loteng. Sedangkan dari pemerintah daerah informasinya masih dalam perjalanan.


“Kami juga harap aparat terus berjaga-jaga untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan. Karena warga kami masih dihantui banjir susulan,” pintanya.


Kades Pengembur, Moh. Sultan juga mengaku, di desanya banjir mulai terjadi sekitar pukul 21.00 Wita dan terjadi di empat titik. Diantaranya di Dusun Sinah, Montong Balas, Senang dan Dusun Batu Belek. Adapun banjir kata Kades muda ini, disebabkan karena luapan air sungai kiriman dari hulu ke hilir. Sehingga air merendam beberapa rumah warga. Selain itu, luapan air sungai yang menggenangi rumah warga tingginya hampir mencapai perut orang dewasa.


"Alhamdulillah tidak ada korban, terimakasih kepada seluruh warga yang bahu membahu dalam mengevakuasi barang rumah tangga warga yang terdampak ke tempat yang aman, kita terus monitor," tulisnya dalam laman akun medsosnya, kemarin malam.


Dari informasi yang dihimpun untuk Kecamatan Praya Barat, banjir juga menerjang beberapa desa. Diantaranya, Desa Selong Belanak, Bonder, Mangkung, Kateng dan Desa Banyu Urip. Hanya saja, desa-desa ini tidak separah Desa Kuta dan Desa Mertak. Namun hanya menggenangi beberapa KK saja. Itupun terjadi di dusun dan rumah yang air sungainya meluap. Sehingga ketika hujan reda, airnya dengan cepat surut.


Sedangkan di wilayah Desa Mangkung misalnya, disana hanya menerjang jembatan penghubung Desa Mangkung dengan Desa Selong Belanak. Dimana, sebelumnya air sungai terlihat meluap memenuhi area badan jalan dan jembatan. Demikian juga terjadi di Desa Banyu Urip, dimana akibat meluapnya air salah satu sungai di desa ini mengakibatkan bajir di tiga dusun. Dusun Pepekat, Lengkok Mate dan Dusun Prapak. Akibatnya, puluhan rumah warga tergenang banjir.


"Puluhan rumah terdampak banjir disini,” kata Sekdes Banyu Urip, Muhammad Samian, kemarin malam.


Beberapa desa di wilayah Kecamatan Prabarda juga terdampak banjir. Seperti Desa Kabul dan Desa Ungga.


Sementara itu, pada Pukul 00.30 Wita Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho bersama Dandim Loteng Letkol INF I Putu Tangkas Wiratawan didampingi Kapolsek Kuta IPTU Muh. Fajri turun kelokasi titik banjir yaitu di Dusun Baturiti Desa Kuta dan Dusun Muntung Denong Desa Mertak.


"Saya bersama Dandim, dalam hal ini langsung turun ke lokasi guna memastikan keamanan bagi masyarakat atau warga yang terdampak banjir," kata Esty.


Sejak pukul 20.00 Wita pihaknya sudah menerima laporan, bahwa adanya banjir yang melanda beberara wilayah Loteng akibat hujan lebat yang mengguyur. Setidaknya personnel Polres Loteng sudah diturunkan sejak menerima laporan tersebut beserta perlengkapan. Seperti perahu karet, kano, tali, pelampung dan geregaji mesin untuk mengantisipasi adanya warga yang butuh dievakuasi.


"Untuk personel kita sudah terjunkan dibeberapa titik banjir dengan perlengkapan lengkap, untuk membantu evakuasi warga yang terdampak," jelasnya.


Lanjut Esty, setelah melakukan pengecekan dibeberapa lokasi sementara belum ada laporan terkait adanya korban jiwa akibat banjir tersebut. Untuk kerugian materil masih belum bisa didata. Mengingat warga ada yang mengungsi di wilayah dataran tinggi dan ada pula yang bertahan dirumah masing-masing.


"Setelah kami cek dibeberapa titik, belum ada korban jiwa dan alhamdulilah air sudah mulai agak surut," terangnya.

(Rs/S).

COMMENTS

Nama

(Lombok Tengah),49,(Praya Tengah,3,5erkini,1,a,1,Aceh,116,Aceh barat,1,Aceh singkil,20,ACEH TENGAH,3,aceh timur,5,Aceh Utara,8,adepura,1,agam(Sumbar),17,Ambon,1,Amuntai,1,anambas-kepri,15,ANTERO,1,Artikel,2,asahan,1,ASMAT,1,badau(kalbar),1,badung,1,bagansiapiapi,2,Balai Karangan,1,balai pungut Pinggir,1,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,6,Balikpapan,2,Banda Aceh,28,bandar lampung,10,Bandung,51,Banggai,2,Banggai Kepulauan,1,Bangka belitung,5,bangkinang,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,6,Banjarnegara,2,banten,9,Banyumas,4,Banyuwangi,18,bappenas,6,barabai,1,BARABATU PANGKEP,1,Barito utama,1,barru,1,batam,371,batang,137,BATAVIA,1,Bathin Salopan,8,Batu Ampar,1,Batu Panjang Rupat,3,batubara,9,Batunyala,1,beirut,1,bekas,1,Bekasi,40,belawan,2,belitang,1,bengkalis,160,bengkayang,32,bengkulu utara,6,BERAU,4,berita terkini,565,Bima,1,bintan,103,Bireuen,176,bisnis,4,Blitar,1,BLORA,30,Bobong,1,Bogor,20,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,60,boyolali,1,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,6,BUKITTINGGI,19,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,ciamis,3,Cianjur,17,Cikampek,1,Cikarang,6,cilacap,9,Cilegon,4,cimahi,1,Cirebon,12,daera,3,Daerah,291,Deli Serdang,5,Denpasar,6,depok,60,dewan pers,1,Donggala,4,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,dumai,19,Dungun Baru Rupat,1,duri,6,duri barat,1,Duri(Mandau),64,Ekonomi,57,entikong,20,Garut,79,Global,3,Gorontalo,196,Gowa,3,Gresik,3,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,1,Halmahera Barat,1,hamparan perak,6,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,5,Hutan Panjang(Rupat),4,Indonesia,1,Indramayu,2,informasi,1,INHIL,1,inhu,2,ini,1,Internasional,29,itali,1,Jagoi Babang,1,jakara,3,jakarta,1084,jakarta barat,8,jambi,2,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,2,Jatim,2,Jawa barat,1,Jawa tengah,2,Jayapura,20,Jember,32,Jembrana,1,Jeneponto,4,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,Jogja,1,Johannesburg,1,kab,1,Kab Bandung,69,kab. Bandung,5,Kab. Bekasi,29,Kab. Langkat,182,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,113,Kab. Pekalongan,4,kab. pemalang,7,kab. polman,6,Kab. Seluma,32,kab. Subang,1,Kab. Wajo,1,kab.bandung,2,kab.bengkalis,28,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,2,kab.kubu raya(kalbar),448,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,15,kab.Tangerang,2,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,26,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,44,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,10,kalimantan selatan,1,KALSEL,1,Kalteng,11,Kaltim,4,kampar,33,Kandangan,1,Kao Teluk,1,KAPUAS,3,Kapuas Hulu,6,karanganyar,2,karangasem,1,Karawang,39,Karimun-Kepulauan Riau,102,Katingan,19,kaur,2,Kebumen,1,Keerom,2,Kementerian PPN/Bappenas,76,kendari,4,KENDARI(SULTRA),35,kepri,111,keprri,5,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,5,kota pekalongan,4,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kotawaringin Timur,1,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kubu raya,30,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,kuningan,1,Kupang,5,Kutai Kartanegara,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan batu,163,labuhan batu utara,2,labuhan haji,3,Labura,22,Labusel,3,lamboya (NTT),1,lamongan,2,lampok(sumbawa barat),1,lampung,20,Lampung Selatan,7,Lampung Tengah,38,lampung utara,29,lampura,5,landak,5,landak(Kalbar),6,lando(Terara Lombok Timur),1,langkat,10,langsa,1,Lantamal V,807,lantamal x,244,lebak,4,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,10,Lhoksukon,3,Limapuluh Kota,4,LINGGA,305,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,10,lombok tengah,82,Lombok timur,225,loteng,2,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,2,Lubuklinggau,33,Lumajang,35,Luwu,3,luwu timur,1,luwu utara,1,Luwuk Banggai,2,Maddaremmeng,1,Madina,1,Madiun,4,magelang,1,magetan,1,Majalengka,273,majene,70,makassar,21,malang,3,Maluku Utara,2,Mamberamo Raya,1,Mamuju,8,mamuju tengah,5,Manado,1,mancanegara,1,Mandau,2,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,10,marindal,1,maroko,1,Maros,82,mataram,8,mataram(ntb),6,mateng,1,Medan,172,Melawi,6,MELAWI(KALBAR),81,Mempawah,7,Mengkopot,4,merak,1,Merangin,1,meranti,8,Merauke,2,MESUJI,29,metro lampung,2,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,4,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,5,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,4,Muara Enim(Sumsel),42,muara medak,1,muara teweh,1,muba,12,Muko Muko,26,mukomuko,41,mukoq,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,163,murung jaya,1,musi banyuasin,29,musirawas,16,Nabire,1,nagan raya,3,Nanga Mahap,1,Nanga Pinoh,2,Nasional,40,Natuna(Kepri),20,New York,1,News,187,Ngawi,2,nias selatan,5,NTB,22,nternasional,1,NTT,1,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),10,Olahraga,1,opini,7,Otomotif,3,P.SUSU,1,Pacitan,1,Padang,2,padang genting,1,padangsidempuan,3,Palangka raya,40,Palas,1,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,5,Palembang,34,palu,9,Pamekasan,1,Pandeglang,352,Pangandaran,20,Pangkal Pinang,1,Pangkep,1,Papua,20,papua barar,2,papua barat,7,parapat,1,Parepare,1,Parimo,6,Pariwisata,31,pasangkayu,9,Pasuruan,3,Payakumbuh,1,pekalongan,41,Pekanbaru,241,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,5,peristiwa,75,Pessel,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,7,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,32,polres Pekalongan,248,polres Sekadau,488,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,2,Pontianak,12,pontianak(kalbar),106,Poso,1,praya,2,pringsewu,1,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,2,puplis,1,Purwakarta,4,purwokerto,1,Purworejo,1,Pyongyang,1,rada,2,radar metro,900,ragam,5,rambah samo,2,Randublatung,3,Rasau Jaya,2,Regional,31,Rembang,1,Riau,27,rimo,1,Rohil,5,ROHUL,7,Rokan Hulu,100,rundeng,1,rupat,64,rupat utara,66,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,1,samalanga,1,samarinda,9,sambas,28,sampang,42,sampit,4,sanggau,190,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sekadau,68,sekayam,3,selebritis,8,selong,1,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,13,seputihbanyak,1,serang,37,siak,15,siak hulu,1,Sidoarjo,17,Sigi,23,Simalungun,39,simeule,1,singkawang,13,singkil,2,sintang,12,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,1,Solok selatan,1,Soppeng,1,sorong selatan,18,stabat,13,subang,19,subulussalam,120,suka Makmue,1,Sukabumi,58,Sulawesi Selatan,1,sulbar,1,sulsel,3,sULTENG,5,Sulut,1,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,6,sumbawa,1,sumbawa barat,8,Sumedang,4,Sumenep,75,Sumsel,5,sumut,3,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,25,takalar,1,Taliabu.,43,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tanah datar,1,tangerang,7,Tangerang Selatan,2,Tanjabtim,2,Tanjung agung,1,tanjung balai,1,tanjung batu,1,TANJUNG MEDANG,9,TANJUNG PINANG,2,tanjung pinang (Kepri),355,tanjung punak,3,tanjung selor,3,tanjung uban,11,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,671,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,18,tayan hilir,1,tayan hulu,1,tebing tinggi,99,Technology,12,Teekini,1,tegal,18,teluk kapuas,1,temajuk,2,Terindikasi,1,Terintegrasi,1,Terjini,1,Terk,1,TERKI,2,Terkimi,1,Terkin,5,Terkini,11833,TERKINIM,3,Terkino,3,Termini,3,timika,8,tolikara,1,Tolitoli,10,toraja utara,1,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,74,Tulang Bawang Barat,16,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,18,tulungagung,1,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,Way Kanan,189,Wonosobo,1,Yogyakarta,17,
ltr
item
Radar Metro: Warga Mertak Dan Kuta Masih Dihantui Banjir Susulan
Warga Mertak Dan Kuta Masih Dihantui Banjir Susulan
https://1.bp.blogspot.com/-yPq_WooBeD4/YBatP7qsbZI/AAAAAAAAfJM/uH_JjKo3DAg3WDfmp1rrgntJOPRDXO-vgCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20210131-WA0071.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-yPq_WooBeD4/YBatP7qsbZI/AAAAAAAAfJM/uH_JjKo3DAg3WDfmp1rrgntJOPRDXO-vgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20210131-WA0071.jpg
Radar Metro
http://www.radarmetro.net/2021/01/warga-mertak-dan-kuta-masih-dihantui.html
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2021/01/warga-mertak-dan-kuta-masih-dihantui.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy