KPK Periksa Anggota DPD-RI Asal Lampung, Topan RI: Tangkap Ahmad Bastian!

Jakarta, RM Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat, 11 Desember 2020, memanggil anggota DPD-RI asal Provinsi Lampung atas nama A...


Jakarta, RM

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat, 11 Desember 2020, memanggil anggota DPD-RI asal Provinsi Lampung atas nama Ahmad Bastian untuk diperiksa. Berdasarkan informasi yang didapatkan redaksi media ini, yang bersangkutan dimintai keterangan oleh KPK sebagai saksi atas kasus korupsi dengan tersangka Hermansyah Hamidi, mantan Kadis PUPR Lampung Selatan (1).


Selain Ahmad Bastian, KPK juga memanggil Bobby Zulhaidir untuk diambil keterangannya terkait berkas tersangka Hermansyah Hamidi itu. Bobby Zulhaidir selama ini dikenal sebagai sebagai seorang kontraktor di daerah Lampung Selatan.


Merespon perkembangan tersebut, Sekretaris Jenderal Topan RI, Edi Suryadi, SE, menyatakan cukup menghargai kinerja KPK, terutama terkait dengan pelaporan yang telah dilayangkan oleh Topan RI beberapa waktu lalu yang berisi dugaan kasus suap yang dilakukan Ahmad Bastian kepada mantan Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan. Namun demikian, kata Edi Suryadi, pemanggilan senator asal Lampung Selatan, Ahmad Bastian, itu jangan sampai berhenti pada statusnya sebagai saksi terhadap tersangka Hermansyah Hamidi.


“Topan RI mendesak agar KPK segera meningkatkan status Ahmad Bastian sebagai tersangka dan menahan yang bersangkutan. Ahmad Bastian diduga kuat melakukan suap terhadap mantan Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan, sebesar 9,6 miliar pada tahun 2016 lalu. Dia itu bagian dari komplotan para penggarong uang rakyat bersama Bobby Zulhaidir, Hermansyah Hamidi, Zainuddin Hasan, dan beberapa lagi lainnya,” urai Edi penuh harap.


Bobby Zulhaidir, lanjut Edi Suryadi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Lampung, adalah saksi nomor 49 atas kasus korupsi mantan Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan. Mantan bupati yang merupakan adik kandung mantan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, itu telah divonis dan sedang menjalani pidana penjara 12 tahun sejak 2018 lalu.


“Dalam kasus Ahmad Bastian, sesungguhnya Bobby Zulhaidir juga dapat dipanggil dan diminta keterangannya sebagai saksi atas dugaan suap yang dilakukan Ahmad Bastian kepada mantan Bupati Lampung Selatan, Zainuddin Hasan. Berdasarkan catatan media, Bobby Zulhaidir adalah direktur PT. Krakatau Karya Indonesia (PT. KKI), sedangan Ahmad Bastian adalah pelaksana proyeknya (2),” jelas Edi Suryadi.


Sementara itu, Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menegaskan bahwa KPK harus segera bertindak terhadap orang yang sudah jelas-jelas diduga kuat terlibat dalam tindak pidana korupsi berjamaah. “Sebagai upaya pencegahan terhadap kerusakan yang lebih parah lagi, baik dari sisi moralitas maupun keuangan negara yang merugikan rakyat, maka seharusnya KPK segera menetapkan oknum-oknum pejabat negara yang diduga terlibat korupsi berjamaah. Hal ini penting agar uang negara yang akan dipakai untuk menggaji pejabat negara yang korup bisa diselamatkan (3),” beber Wilson yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PPWI ini.


Dalam kasus OTT Mensos pada tanggal 5 Desember 2020 yang lalu, lanjut Wilson mencontohkan, antara pemberi suap, yakni pengusaha Ardian dan Harry Sidabuke, dan penerima suap yaitu Menteri Sosial Juliari P Batubara, M. Joko Santoso dan Adi Wahyono, pemberi dan penerima suap, semuanya ditetapkan sebagai tersangka (4). “Tetapi di kasus OTT di Lampung Selatan pada tanggal 26 Juli 2018 lalu, yang ditetapkan sebagai tersangka dan sedang menjalani hukuman adalah penerima suap yakni Zainuddin Hasan, perantara suap (Agus Bhakti Nugroho – red) dan seorang pemberi suap, Gilang Ramadhan, yang menyuap Zainuddin Hasan 2,8 M,” ulas jebolan pasca sarjana dari tiga universitas terbaik di Eropa (Birmingham University, Utrecht University, dan Linkoping University) itu.


Tentu menjadi sesuatu yang aneh dan menjadi pertanyaan publik tentang oknum anggota DPD-RI Ahmad Bastian yang secara nyata-nyata telah mengakui menyetor uang suap 9,6 miliar ke mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan, melalui Agus Bhakti Nugroho, mengapa oknum tersebut belum ditetapkan tersangka oleh KPK? Hingga saat ini, yang bersangkutan seolah tidak tersentuh hukum alias kebal hukum. Ada apa antara KPK dengan Ahmad Bastian?


“Yang sangat sulit dinalar dengan akal sehat adalah Ahmad Bastian ini seolah tidak tersentuh hukum. Para Menteri saja bisa ditangkap dan diadili, begitu juga Anggota DPR RI juga beberapa ditangkap karena korupsi. Mengapa Ahmad Bastian yang menyuap mantan Bupati Lampung Selatan terkait fee proyek DAK PU-PR tahun 2016 masih bebas? KPK wajib memberikan penjelasan kepada publik, apa sebabnya penangkapan dan proses hukum terhadap Ahmad Bastian belum dilakukan?” tegas Wilson penuh tanya. (APL/Red)


(1) KPK Panggil Anggota DPD RI asal Lampung dan Kontraktor Terkait Dugaan Suap Dinas PUPR Lamsel; https://lampung.tribunnews.com/2020/12/11/kpk-panggil-anggota-dpd-ri-asal-lampung-dan-kontraktor-terkait-dugaan-suap-dinas-pupr-lamsel


(2) Dua Tahun, Perusahaan Zainudin Dapat Proyek Rp116 Miliar; https://harianmomentum.com/read/14062/dua-tahun-perusahaan-zainudin-dapat-proyek-rp116-miliar


(3) Koruptor Ramai Masuk Parlemen, Wilson Lalengke: Perlu Reformasi Sistim Demokrasi Indonesia; https://pewarta-indonesia.com/2019/10/koruptor-ramai-masuk-parlemen-wilson-lalengke-perlu-reformasi-sistim-demokrasi-indonesia/


(4) KPK Tangkapi Menteri, TOPAN RI: Ahmad Bastian Kok Belum Ditangkap? https://pewarta-indonesia.com/2020/12/kpk-tangkapi-menteri-topan-ri-ahmad-bastian-kok-belum-ditangkap/

[Lepinus Lumbantoruan, Kaperwil Provinsi Kalimantan Barat - www.radarmetro.net]

COMMENTS

Nama

(Lombok Tengah),24,(Praya Tengah,3,5erkini,1,a,1,Aceh,116,Aceh barat,1,Aceh singkil,19,ACEH TENGAH,2,aceh timur,5,Aceh Utara,8,adepura,1,agam(Sumbar),15,Ambon,1,Amuntai,1,anambas-kepri,15,ANTERO,1,Artikel,1,ASMAT,1,badau(kalbar),1,badung,1,bagansiapiapi,2,Balai Karangan,1,balai pungut Pinggir,1,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,4,Balikpapan,2,Banda Aceh,28,bandar lampung,6,Bandung,45,Banggai,2,Banggai Kepulauan,1,Bangka belitung,5,bangkinang,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,6,Banjarnegara,2,banten,8,Banyumas,4,Banyuwangi,15,bappenas,6,BARABATU PANGKEP,1,Barito utama,1,barru,1,batam,319,batang,131,BATAVIA,1,Bathin Salopan,5,Batu Ampar,1,Batu Panjang Rupat,2,batubara,4,Batunyala,1,beirut,1,bekas,1,Bekasi,37,belawan,2,belitang,1,bengkalis,157,bengkayang,31,bengkulu utara,6,BERAU,4,berita terkini,565,Bima,1,bintan,93,Bireuen,175,bisnis,4,Blitar,1,BLORA,30,Bobong,1,Bogor,20,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,50,boyolali,1,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,6,BUKITTINGGI,19,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,ciamis,3,Cianjur,8,Cikampek,1,Cikarang,6,cilacap,9,Cilegon,4,cimahi,1,Cirebon,10,daera,3,Daerah,291,Deli Serdang,5,Denpasar,6,depok,48,dewan pers,1,Donggala,4,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,dumai,19,Dungun Baru Rupat,1,duri,6,duri barat,1,Duri(Mandau),58,Ekonomi,57,entikong,14,Garut,78,Global,3,Gorontalo,196,Gowa,3,Gresik,3,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,1,Halmahera Barat,1,hamparan perak,3,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,5,Hutan Panjang(Rupat),4,Indonesia,1,Indramayu,2,informasi,1,INHIL,1,inhu,2,ini,1,Internasional,29,itali,1,Jagoi Babang,1,jakara,3,jakarta,947,jakarta barat,8,jambi,2,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,2,Jatim,2,Jawa barat,1,Jawa tengah,2,Jayapura,20,Jember,24,Jembrana,1,Jeneponto,4,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,Jogja,1,Johannesburg,1,kab,1,Kab Bandung,69,kab. Bandung,4,Kab. Bekasi,29,Kab. Langkat,130,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,112,Kab. Pekalongan,4,kab. pemalang,7,kab. polman,6,Kab. Seluma,31,Kab. Wajo,1,kab.bandung,2,kab.bengkalis,25,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,2,kab.kubu raya(kalbar),377,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,10,kab.Tangerang,2,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,25,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,32,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,10,kalimantan selatan,1,KALSEL,1,Kalteng,11,Kaltim,3,kampar,28,Kandangan,1,Kao Teluk,1,KAPUAS,3,Kapuas Hulu,6,karanganyar,2,karangasem,1,Karawang,38,Karimun-Kepulauan Riau,88,Katingan,18,kaur,2,Kebumen,1,Keerom,2,Kementerian PPN/Bappenas,51,kendari,4,KENDARI(SULTRA),35,kepri,110,keprri,5,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,5,kota pekalongan,4,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kotawaringin Timur,1,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kubu raya,30,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,Kupang,5,Kutai Kartanegara,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan batu,137,labuhan batu utara,2,labuhan haji,3,Labura,21,Labusel,3,lamboya (NTT),1,lamongan,2,lampok(sumbawa barat),1,lampung,16,Lampung Selatan,6,Lampung Tengah,38,lampung utara,29,lampura,5,landak,5,landak(Kalbar),5,lando(Terara Lombok Timur),1,langkat,10,langsa,1,Lantamal V,781,lantamal x,244,lebak,4,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,10,Lhoksukon,3,Limapuluh Kota,4,LINGGA,290,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,3,lombok tengah,81,Lombok timur,206,loteng,2,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,2,Lubuklinggau,33,Lumajang,35,Luwu,3,Luwuk Banggai,2,Maddaremmeng,1,Madina,1,Madiun,4,magelang,1,magetan,1,Majalengka,234,majene,60,makassar,20,malang,3,Maluku Utara,2,Mamberamo Raya,1,Mamuju,5,Manado,1,mancanegara,1,Mandau,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,10,marindal,1,Maros,80,mataram,8,mataram(ntb),6,Medan,127,Melawi,6,MELAWI(KALBAR),53,Mempawah,6,Mengkopot,4,merak,1,Merangin,1,meranti,8,Merauke,2,MESUJI,13,metro lampung,2,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,4,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,5,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,4,Muara Enim(Sumsel),42,muara teweh,1,muba,4,Muko Muko,21,mukomuko,40,mukoq,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,163,murung jaya,1,musi banyuasin,24,musirawas,12,Nabire,1,nagan raya,3,Nanga Mahap,1,Nanga Pinoh,1,Nasional,40,Natuna(Kepri),17,New York,1,News,187,Ngawi,1,nias selatan,5,NTB,21,nternasional,1,NTT,1,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),10,Olahraga,1,opini,7,Otomotif,3,Pacitan,1,Padang,2,padang genting,1,padangsidempuan,3,Palangka raya,40,Palas,1,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,3,Palembang,30,palu,9,Pamekasan,1,Pandeglang,311,Pangandaran,20,Pangkal Pinang,1,Pangkep,1,Papua,19,papua barar,2,papua barat,7,parapat,1,Parepare,1,Parimo,6,Pariwisata,31,pasangkayu,9,Pasuruan,3,Payakumbuh,1,pekalongan,41,Pekanbaru,202,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,3,peristiwa,75,Pessel,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,5,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,32,polres Pekalongan,241,polres Sekadau,488,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,2,Pontianak,12,pontianak(kalbar),91,Poso,1,praya,2,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,2,puplis,1,Purwakarta,4,purwokerto,1,Purworejo,1,Pyongyang,1,rada,2,radar metro,900,ragam,5,rambah samo,2,Randublatung,3,Rasau Jaya,2,Regional,31,Rembang,1,Riau,23,rimo,1,Rohil,5,ROHUL,7,Rokan Hulu,80,rundeng,1,rupat,61,rupat utara,54,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,1,samalanga,1,samarinda,9,sambas,25,sampang,42,sampit,4,sanggau,175,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sekadau,68,sekayam,3,selebritis,8,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,11,seputihbanyak,1,serang,35,siak,15,Sidoarjo,17,Sigi,23,Simalungun,35,simeule,1,singkawang,10,singkil,2,sintang,10,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,1,Solok selatan,1,Soppeng,1,sorong selatan,18,subang,17,subulussalam,113,suka Makmue,1,Sukabumi,58,Sulawesi Selatan,1,sulbar,1,sulsel,3,sULTENG,5,Sulut,1,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,6,sumbawa barat,8,Sumedang,3,Sumenep,62,Sumsel,5,sumut,3,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,24,Taliabu.,43,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tanah datar,1,tangerang,7,Tangerang Selatan,2,Tanjabtim,1,Tanjung agung,1,tanjung batu,1,TANJUNG MEDANG,9,TANJUNG PINANG,2,tanjung pinang (Kepri),314,tanjung punak,3,tanjung selor,3,tanjung uban,9,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,609,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,16,tayan hilir,1,tayan hulu,1,tebing tinggi,70,Technology,12,Teekini,1,tegal,18,teluk kapuas,1,temajuk,2,Terindikasi,1,Terk,1,TERKI,2,Terkin,5,Terkini,10626,TERKINIM,3,Termini,2,timika,8,tolikara,1,Tolitoli,10,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,74,Tulang Bawang Barat,16,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,18,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,Way Kanan,154,Wonosobo,1,Yogyakarta,14,
ltr
item
Radar Metro: KPK Periksa Anggota DPD-RI Asal Lampung, Topan RI: Tangkap Ahmad Bastian!
KPK Periksa Anggota DPD-RI Asal Lampung, Topan RI: Tangkap Ahmad Bastian!
https://1.bp.blogspot.com/-XaFBnViGRaw/X9QoPZaeEsI/AAAAAAAAa8k/ulYcIz7HWsY-049GuUeoFITK2A2Zxxb3QCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20201212-WA0016.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-XaFBnViGRaw/X9QoPZaeEsI/AAAAAAAAa8k/ulYcIz7HWsY-049GuUeoFITK2A2Zxxb3QCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20201212-WA0016.jpg
Radar Metro
http://www.radarmetro.net/2020/12/kpk-periksa-anggota-dpd-ri-asal-lampung.html
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2020/12/kpk-periksa-anggota-dpd-ri-asal-lampung.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy