Peran Sekolah Ikatan Dinas dalam membentuk karakter Anti Korupsi bagi Mahasiswa dan Taruna penerus bangsa indonesia.

Depok, Radar Metro Korupsi merupakan budaya kelam yang melekat bagi pemerintah negara Indonesia khususnya para pelaksana tugas dari pemerint...



Depok, Radar Metro

Korupsi merupakan budaya kelam yang melekat bagi pemerintah negara Indonesia khususnya para pelaksana tugas dari pemerintah negara Indonesia yaitu para Aparatur Sipil Negara. Berbagai upaya pencegahan tindak korupsi sejak dini telah dilakukan dalam sepuluh tahun terakhir namun adanya kasus tindak korupsi yang dilakukan oleh aparatur sipil negara terutama lulusan Perguruan Tinggi Kedinasan atau sekolah kedinasan merupakan sebuah permasalahan sosial yang tidak hanya menyangkut persoalan hukum, akan tetapi juga menyangkut permasalahan perilaku yang melibatkan aspek-aspek dalam kehidupan yang  berkaitan dengan politik, ekonomi, dan sosial budaya. Sejak masa penjajahan atau bahkan sebelum masa tersebut budaya korupsi sudah terjadi pada rakyat indonesia walaupun konteks penyebabnya sangat beragam. Berbagai bentuk karakter koruptif tumbuh subur dalam budaya indonesia karena adanya peahaman yang salah yaitu perbuatan korupsi merupakan perbuatan yang wajar karena semua orang melakukannya (Tierney & Sabharwal, 2017).

Dilansir melalui index persepsi korupsi atau Corruption Perceptions Index indonesia berada pada peringakt 85 dengan skor sebesar 40/100 dari 180 negara. Berdasarkan hasil survei tersebut indonesia mengalami kenaikan nilai sebesar dua yang berarti adanya kemajuan dalam Pemberantasan tindak korupsi di lembaga pemerintahan serta masyarakat sipil. 

Peran Aktif Perguruan Tingggi Kedinasan atau Sekolah kedinasan dan Ikatan dinas dalam Membangun Karakter Bangsa anti koruptif.

Perguruan Tinggi Kedinasan juga disebut dengan sekolah kedinasan diselenggarakan oleh berbagai lembaga pemerintahan yang mengasilkan kader pemimpin bagi Aparatur Sipil Negara di masa mendatang. Sekolah ikatan dinas dan kedinasan memiliki peran vital dalam membentuk karakter Anti Korupsi sejak dini bagi taruna dan mahasiswa dan merupakan salah satu tujuan utama pemerintah dalam pencegahan korupsi di masa mendatang.

Kebijakan dan peraturan mengenai pencegahan dan pemberantasan karakter serta budaya terdapat pada Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2014 tentang Aksi pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, Perguruan Tinggi Kedinasan merupakan lembaga pendidikan juga turut serta andil dalam penanaman nilai-nilai anti korupsi melalui berbagai metode pembinaan dan pengajaran untuk mengembangkan karakter anti koruptif bagi generasi muda penerus bangsa.

Taruna dan Mahasiswa kedinasan merupakan aset kader pemimpin bangsa di masa mendatang yang sangat rentan terhadap budaya korupsi yang selalu terjadi dan terus menjamur di lingkungan lembaga pemerintahan.  Pendidikan dan pembelajaran yang diberikan turut serta andil dalam membangun karakter idealis dan berintelektual tinggi yang berlandaskan pada nilai-nilai anti Korupsi merupakan sebuah langkah menciptakan kehidupan bernilai demokratis di lingkungan lembaga pemerintahan.

Peranan penting taruna dan mahasiswa kedinasan yang harus memiliki karakter anti korupsi dengan dilandasi nilai-nilai idealisme dari pancasila dapat mencegah serta membasmi budaya korupsi yang sudah menggrogoti birokrasi indonesia sejak zaman penjajahan sampai sekarang pada tahun 2020.

Pemerintah telah mengambil kebijakan terhadap kegiatan pembelajaran sekolah kedinasan  yang dilakukan secara online atau daring (dalam jaringan) di masa pandemi covid-19. Metode pembelajaran online secara langsung mengurangi interaksi antar pengajar atau dosen terhadap taruna dan mahasiswa yang berdampak tumbuhnya sikap acuh dan hanya fokus pada nilai akademik (kognitif) yang mengesampingkan nilai budi pekerti dan norma sosial. Taruna dan mahasiswa cenderung bersikap tidak jujur,tidak disiplin serta melanggar berbagai peraturan sekolah kedinasan karena lemahnya pengawasan dalam pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara online (Dwiputri et al., 2020).

Pandemi covid-19 mengharuskan setiap elemen dari perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan untuk wajib melaksanakan kegiatan pembelajaran walaupun dilakukan dengan metode pembelajaran jarak jauh juga merupakan suatu kesempatan dalam membuka wawasan tentang pentingnya budaya anti korupsi. Kebebasan dalam menyerap ilmu di internet juga harus diawasi oleh lembaga pendidikan agar tidak terjadinya kesalah pahaman terhadap informasi yang beredar di internet. Informasi yang tersebar luas dapat disalah artikan oleh taruna dan mahasiswa mengenai tindak koruptif hal ini disebabkan bergesernya sikap dan respon masyarakat terhadap tindak korupsi melalui banyaknya berita palsu serta perilaku koruptif yang dianggap sebagai hal yang biasa terjadi (Romanian & Journal, 2017).

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat memicu tumbuhnya bibit-bibit perilaku korupsi, hal ni terlihat jelas ketika banyaknya pengaduan siswa terkait pengajar yang memberikan tugas yang berat dan membuat stress sehingga berdampak terhadap psikis atau mental taruna dan mahasiswa. Pembina,pengajar dosen memberikan materi koginitif yang berkualitas tetapi tidak diiringi dengan pembelajaran karakter budaya serta norma-norma dalam kehidupan sehari-hari (Salistina, 2015).

Perkembangan zaman memberikan banyak perkembangan termasuk dalam tindak perilaku koruptif yang semakin hari semakin berkembang bentuk dan jenisnya (Arayankalam et al., 2020). Banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh generasi muda yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara serta pekerjaan lainnya disebabkan karena saat menempuh pendidikan, Beberapa Perguruan Tinggi di indonesia memberikan Pola pendidikan dan pembelajaran yang hanya bersifat formalitas karena masyarakat menganggap kuliah hanya sebuah proses “membeli” Gelar sarjana (Feoktistova, 2014).

Berbagai tindakan dan kebijakan sudah di implementasikan untuk menciptakan karakter anti korupsi di Perguruan Tinggi Kedinasan, budaya tersebut dibuat dari yang paling dasar, yaitu Media pendidikan PAK atau disebut juga sebagai Pendidikan anti Korupsi (Handoyo & Susanti, 2014). Materi yang diberikan harus memiliki dasar pendidikan karakter pancasila, Pendidikan Budi pekerti, Hukum Tindak korupsi serta nilai-nilai anti korupsi dengan tujuan sebagai upaya preventiv kegagalan reformasi hukum di lembaga pemerintahan yang berkelanjutan, termasuk untuk mendorong terciptanya good goverment and cooperate culture.

Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki banyak lembaga perguruan tinggi di indonesia baik swasta maupun negeri. Pemerintah harus lebih tegas terhadap lembaga pendidikan agar mewajibkan adanya mata kuliah pendidikan anti korupsi yang dilakukan melalui dialog/diskusi , konseling dan seminar serta melalui kegiatan yang bersifat membangun seperti lomba poster, menulis artikel anti korupsi di media cetak online (surat kabar) tentang masalah pemberantasan korupsi (Jetter & Parmeter, 2018).

Sekolah dan perguruan tinggi dapat megambil peran strategis dalam mencegah karakter perilaku koruptif sejak dini, adanya sifat-sifat yang berpotensi melahirkan koruptor di masa medatang dapat dilihat dari perilaku taruna dan mahasiswa seperti melakukan perbuatan curang (mencontek), berbohong/ketidakjujuran, mencuri, saling menyalahkan satu sama lain dan memiliki sifat yang melanggar norma sosial (Ridwan, 2012). Pencegahan perilaku koruptif tersebut dapat dilakukan melalui metode pembinaan dan pengajaran pengembangan kultur budaya luhur pancasila, diharapkan taruna dan mahasiswa memiliki pendirian yang kuat terhadap situasi koruptif, memiliki bekal norma soisal seta memiliki karakter anti koruptif.

Lembaga Pendidikan harus membuat perencanaan pembelajaran atau RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) secara komperensif, mendetail dan berkelanjutan yang fokus membangun karakter anti korupsi (Siswanto et al., 2017). Dosen, pengajar dan pembina memiliki peranan penting dalam proses tersebut karena sebagai media dalam menyampaikan materi nilai-niai anti korupsi serta berinteraksi secara langsung dengan taruna dan mahasiswa. Perencanan tersebut harus dilakukan lembaga pendidikan dengan tujuan membangun kewarganegaraan dan memperkuat menttal dan karakter generasi muda sebagai penerus bangsa agar memahami dampak karakter koruptif sehingga mereka akan menghindari tindak korupsi di masa mendatang.

Mata Kuliah Pendidikan korupsi juga harus berisi kegiatan membentuk grup/organisasi taruna atau mahasiswa dengan tema karakter anti korupsi dengan tujuan untuk menarik minat serta perhatian mahasiswa terhadap kebijakan anti korupsi . Organisasi tersebut diwajibkan membuat program berbasis teknologi informasi yaitu membuat layanan pengaduan tindak korupsi di masing-masing kampus atau sekolah kedinasan sehingga setiap taruna,pembina,dosen,karyawan dan masyarakat umum dapat meberikan saran dan kritik serta pengaduan tentang korupsi. Hal ini bertujuan untuk membangun karakter anti korupsi melalui transparansi kebijakan dan informasi mengenai kegiatan pengajaran, pembinaan serta pengasuhan di lingkungan kampus sehingga diharapkan taruna dan mahasiswa menjadi kader pemimpin berkarakter anti korupsi di masa mendatang dan mampu mencegah perilaku korupsi yang semakin beragam bentuknya.

Taruna Utama Poltekip Naek Difen Sitorus

COMMENTS

Nama

(Lombok Tengah),4,(Praya Tengah,3,5erkini,1,a,1,Aceh,110,Aceh barat,1,Aceh singkil,19,ACEH TENGAH,1,aceh timur,3,Aceh Utara,6,agam(Sumbar),13,Ambon,1,Amuntai,1,anambas-kepri,15,ASMAT,1,badau(kalbar),1,badung,1,bagansiapiapi,2,balai pungut Pinggir,1,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,4,Balikpapan,2,Banda Aceh,27,bandar lampung,5,Bandung,32,Banggai,2,Bangka belitung,5,bangkinang,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,6,Banjarnegara,2,banten,6,Banyumas,4,Banyuwangi,14,bappenas,5,BARABATU PANGKEP,1,Barito utama,1,barru,1,batam,236,batang,66,BATAVIA,1,Bathin Salopan,4,Batu Ampar,1,Batu Panjang Rupat,1,batubara,1,Batunyala,1,beirut,1,bekas,1,Bekasi,35,belawan,2,belitang,1,bengkalis,145,bengkayang,27,bengkulu utara,6,BERAU,4,berita terkini,564,Bima,1,bintan,60,Bireuen,169,bisnis,4,Blitar,1,BLORA,29,Bobong,1,Bogor,18,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,41,boyolali,1,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,5,BUKITTINGGI,15,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,ciamis,3,Cianjur,3,Cikampek,1,Cikarang,6,cilacap,9,Cilegon,3,cimahi,1,Cirebon,8,daera,3,Daerah,291,Deli Serdang,5,Denpasar,6,depok,31,dewan pers,1,Donggala,4,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,dumai,14,Dungun Baru Rupat,1,duri,5,duri barat,1,Duri(Mandau),44,Ekonomi,57,entikong,10,Garut,62,Global,3,Gorontalo,190,Gowa,3,Gresik,3,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,1,hamparan perak,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,5,Hutan Panjang(Rupat),4,Indramayu,2,informasi,1,INHIL,1,inhu,1,Internasional,29,itali,1,Jagoi Babang,1,jakara,3,jakarta,756,jakarta barat,1,jambi,2,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,1,Jawa barat,1,Jawa tengah,1,Jayapura,20,Jember,14,Jembrana,1,Jeneponto,4,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,Johannesburg,1,kab,1,Kab Bandung,69,kab. Bandung,1,Kab. Bekasi,29,Kab. Langkat,83,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,80,Kab. Pekalongan,4,kab. pemalang,6,kab. polman,6,Kab. Seluma,31,Kab. Wajo,1,kab.bandung,2,kab.bengkalis,10,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,2,kab.kubu raya(kalbar),302,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,8,kab.Tangerang,2,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,21,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,23,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,8,kalimantan selatan,1,KALSEL,1,Kalteng,8,Kaltim,3,kampar,16,Kandangan,1,KAPUAS,2,Kapuas Hulu,4,karanganyar,2,karangasem,1,Karawang,35,Karimun-Kepulauan Riau,67,Katingan,10,kaur,2,Kebumen,1,Kementerian PPN/Bappenas,32,kendari,4,KENDARI(SULTRA),35,kepri,100,keprri,5,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,5,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kotawaringin Timur,1,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kubu raya,29,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,Kupang,2,Kutai Kartanegara,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan batu,102,labuhan batu utara,2,labuhan haji,3,Labura,11,lamboya (NTT),1,lamongan,2,lampok(sumbawa barat),1,lampung,15,Lampung Selatan,5,Lampung Tengah,38,lampung utara,28,lampura,5,landak,5,landak(Kalbar),5,lando(Terara Lombok Timur),1,langkat,10,langsa,1,Lantamal V,711,lantamal x,214,lebak,4,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,8,Lhoksukon,1,LINGGA,253,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,2,lombok tengah,76,Lombok timur,169,loteng,2,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,2,Lubuklinggau,33,Lumajang,35,Luwu,1,Luwuk Banggai,2,Maddaremmeng,1,Madina,1,Madiun,4,magelang,1,magetan,1,Majalengka,168,majene,39,makassar,19,malang,3,Maluku Utara,2,Mamberamo Raya,1,Mamuju,4,Manado,1,mancanegara,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,4,marindal,1,Maros,65,mataram,8,mataram(ntb),5,Medan,82,Melawi,1,MELAWI(KALBAR),33,Mempawah,5,Mengkopot,4,Merangin,1,meranti,6,Merauke,2,MESUJI,6,metro lampung,1,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,4,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,4,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,2,Muara Enim(Sumsel),36,muara teweh,1,Muko Muko,14,mukomuko,39,mukoq,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,160,murung jaya,1,musi banyuasin,17,musirawas,11,Nabire,1,nagan raya,3,Nanga Mahap,1,Nasional,40,Natuna(Kepri),16,News,187,Ngawi,1,nias selatan,5,NTB,21,nternasional,1,NTT,1,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),9,Olahraga,1,opini,6,Otomotif,3,Pacitan,1,Padang,2,padang genting,1,padangsidempuan,3,Palangka raya,37,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,3,Palembang,21,palu,5,Pamekasan,1,Pandeglang,271,Pangandaran,20,Pangkep,1,Papua,14,papua barar,2,papua barat,5,Parepare,1,Parimo,5,Pariwisata,31,pasangkayu,9,Pasuruan,3,pekalongan,36,Pekanbaru,130,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,1,peristiwa,75,Pessel,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,2,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,30,polres Pekalongan,144,polres Sekadau,350,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,2,Pontianak,10,pontianak(kalbar),70,Poso,1,praya,2,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,2,puplis,1,Purwakarta,2,purwokerto,1,Purworejo,1,Pyongyang,1,rada,2,radar metro,897,ragam,5,rambah samo,2,Randublatung,2,Rasau Jaya,2,Regional,31,Rembang,1,Riau,21,rimo,1,Rohil,4,ROHUL,7,Rokan Hulu,71,rundeng,1,rupat,49,rupat utara,46,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,1,samalanga,1,samarinda,9,sambas,21,sampang,42,sampit,1,sanggau,159,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sekadau,67,sekayam,3,selebritis,8,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,7,seputihbanyak,1,serang,30,siak,13,Sidoarjo,16,Sigi,22,Simalungun,22,simeule,1,singkawang,8,singkil,2,sintang,8,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,1,Solok selatan,1,sorong selatan,10,subang,15,subulussalam,110,Sukabumi,57,Sulawesi Selatan,1,sulbar,1,sulsel,3,sULTENG,4,Sulut,1,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,6,sumbawa barat,8,Sumedang,1,Sumenep,55,Sumsel,5,sumut,3,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,23,Taliabu.,38,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tanah datar,1,tangerang,7,Tangerang Selatan,2,Tanjabtim,1,Tanjung agung,1,tanjung batu,1,TANJUNG MEDANG,9,TANJUNG PINANG,1,tanjung pinang (Kepri),240,tanjung punak,2,tanjung selor,3,tanjung uban,6,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,507,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,5,tayan hilir,1,tayan hulu,1,tebing tinggi,3,Technology,12,Teekini,1,tegal,18,teluk kapuas,1,temajuk,2,TERKI,2,Terkin,5,Terkini,8463,TERKINIM,3,timika,8,tolikara,1,Tolitoli,10,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,56,Tulang Bawang Barat,16,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,18,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,Way Kanan,125,Wonosobo,1,Yogyakarta,10,
ltr
item
Radar Metro: Peran Sekolah Ikatan Dinas dalam membentuk karakter Anti Korupsi bagi Mahasiswa dan Taruna penerus bangsa indonesia.
Peran Sekolah Ikatan Dinas dalam membentuk karakter Anti Korupsi bagi Mahasiswa dan Taruna penerus bangsa indonesia.
https://1.bp.blogspot.com/-cO6RcI6SxkI/X7aGodrGk-I/AAAAAAAC-8E/h1gcy0N5liAAEsZ_QWdCBOKO08urjLs5QCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20201119-WA0288.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-cO6RcI6SxkI/X7aGodrGk-I/AAAAAAAC-8E/h1gcy0N5liAAEsZ_QWdCBOKO08urjLs5QCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20201119-WA0288.jpg
Radar Metro
http://www.radarmetro.net/2020/11/peran-sekolah-ikatan-dinas-dalam.html
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2020/11/peran-sekolah-ikatan-dinas-dalam.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy