Pemanfaatan Teknologi 4.0 Dalam Penyaluran Program G2P

Jakarta,RM Pemerintah telah menyalurkan dana tambahan sebesar Rp 695,20 triliun yakni 25% dari anggaran pemerintah untuk penanggulangan Covi...




Jakarta,RM

Pemerintah telah menyalurkan dana tambahan sebesar Rp 695,20 triliun yakni 25% dari anggaran pemerintah untuk penanggulangan Covid-19. Anggaran tambahan ini telah dialokasikan untuk membiayai sektor kesehatan, menjalankan program perlindungan sosial kepada penduduk miskin, untuk melindungi setiap individu, pekerja, dan para pelaku usaha yang terdampak Pandemi, serta untuk menjalankan berbagai program stimulus ekonomi. Stimulus fiskal ini bertujuan untuk mengurangi dampak krisis dan mencegah masyarakat miskin dan rentan jatuh lebih dalam ke dalam kemiskinan.


Goverment to Person (G2P) merupakan program pemerintah yang memberikan jaminan sosial bagi masyakat melalui Program Keluarga Harapan (PHK) dan Program Sembako. Masyarakat sejauh ini dapat menerima manfaat dari Program G2P untuk membantu meringankan ekonomi dan mengurangi angka kemiskinan.

Indonesia telah menerapkan berbagai skema dalam penyaluran bantuan tunai atau G2P kepada masyarakat. Proses ini pula telah mengalami banyak transformasi dalam beberapa tahun terakhir. Pertama kali diluncurkan, tahun 2004 silam, Program G2P ini penyalurannya hanya secara tunai melalui PT Pos Indonesia. Kemudian pada tahun 2017, Pemerintah mengubah sistem pembayaran G2P dengan cara mentransfer manfaat bantuan sosial langsung ke rekening bank penerima. 

Salah satu elemen penting dari reformasi perlindungan sosial ialah dengan digitalisasi dan integrasi dalam pemberian bantuan sosial. Walaupun dalam pilihan instrumen baru ini masih terdapat banyak rintangan, akan tetapi reformasi digital telah membawa dampak yang besar bagi program inklusi keuangan. 

Sejak tahun 2018, Program PKH telah berhasil diterima oleh 10 juta keluarga miskin dan rentan. Baik PKH maupun Program Sembako telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap agenda inklusi keuangan dengan meningkatkan akses ke rekening bank penerima.

Fase berikutnya dari reformasi penyaluran G2P yang menjadi agenda Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas ialah memanfaatkan saluran transformasi digital 4.0. Para penerima manfaat dapat bebas mengakses dana melalui beberapa pilihan dari berbagai platform penyedia layanan. Misalnya masyarakat dapat memilih untuk mencairkan dananya melalui uang seluler (uang digital), agen perbankan, kantor pos, ATM, atau langsung mengambil di bank. 

Memberikan berbagai akses ini kepada masyarkat akan mempermudah mereka dalam menentukan instrumen mana yang mereka sukai. Masyarakat bisa mandiri dalam mengambil keputusan keuangannya. Pemerintah juga tengah merancang program literasi keuangan yang kuat untuk memberikan pilihan layanan yang tersedia kepada penerima manfaat, serta hak dan kewajiban keuangan mereka.

Pemanfaatan dan kemajuan teknologi mekanisme pembayaran G2P 4.0 ini akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas program-program bantuan sosial, dengan tetap mengutamakan preferensi dan kualitas hidup penerima manfaat sebagai prioritas utama. 

Selain itu, kemajuan teknologi ini akan memungkinkan desain yang lebih baik dari mekanisme pengiriman, manajemen database, dan sistem pemantauan online. Masyarakat dapat menerima manfaat dengan memotong jalurnya seperti memotong proses panjang pendaftaran manual dan tatap muka. 

Reformasi G2P 4.0 ini tentunya tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah. Perlu juga dukungan dari pihak lain terutama yang berhubungan dengan instrumen-instrumen penyaluran G2P 4.0 ini. 

Semoga dengan digitalisasi ini masyarakat jadi lebih mudah dan lebih cepat memperoleh manfaat dari program G2P.

Kamis, 8 Oktober 2020

Tim Komunikasi Publik

Kementrian PPN/Bappenas

https://linktr.ee/suharsomonoarfa

Follow:

Instagram Menteri PPN: @suharsomonoarfa

Twitter Menteri PPN: @Suharso_M

Fanpage Menteri PPN: Suharso Monoarfa

[www.radarmetro.net - Lepinus Lumbantoruan, Kaperwil Provinsi Kalimantan Barat]

COMMENTS

Nama

(Lombok Tengah),1,(Praya Tengah,3,Aceh,97,Aceh singkil,19,ACEH TENGAH,1,aceh timur,3,Aceh Utara,6,agam(Sumbar),13,Ambon,1,Amuntai,1,anambas-kepri,15,ASMAT,1,badau(kalbar),1,badung,1,bagansiapiapi,2,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,4,Balikpapan,2,Banda Aceh,26,bandar lampung,5,Bandung,31,Banggai,2,Bangka belitung,5,bangkinang,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,6,Banjarnegara,2,banten,6,Banyumas,4,Banyuwangi,11,bappenas,4,BARABATU PANGKEP,1,Barito utama,1,barru,1,batam,191,batang,26,BATAVIA,1,Bathin Salopan,1,Batu Ampar,1,batubara,1,Batunyala,1,bekas,1,Bekasi,35,belawan,1,belitang,1,bengkalis,125,bengkayang,16,bengkulu utara,6,BERAU,4,berita terkini,564,Bima,1,bintan,50,Bireuen,147,bisnis,4,Blitar,1,BLORA,29,Bobong,1,Bogor,17,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,34,boyolali,1,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,5,BUKITTINGGI,14,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,ciamis,3,Cianjur,3,Cikampek,1,Cikarang,6,cilacap,9,Cilegon,3,cimahi,1,Cirebon,7,daera,3,Daerah,290,Deli Serdang,3,Denpasar,6,depok,23,dewan pers,1,Donggala,3,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,dumai,13,Dungun Baru Rupat,1,duri,3,duri barat,1,Duri(Mandau),30,Ekonomi,57,entikong,9,Garut,53,Global,3,Gorontalo,187,Gowa,3,Gresik,3,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Humbahas,5,Hutan Panjang(Rupat),3,Indramayu,2,informasi,1,INHIL,1,Internasional,29,itali,1,Jagoi Babang,1,jakara,3,jakarta,727,jakarta barat,1,jambi,2,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,1,Jawa barat,1,Jawa tengah,1,Jayapura,19,Jember,8,Jembrana,1,Jeneponto,4,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,kab,1,Kab Bandung,69,Kab. Bekasi,29,Kab. Langkat,61,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,28,Kab. Pekalongan,3,kab. pemalang,6,kab. polman,6,Kab. Seluma,31,Kab. Wajo,1,kab.bandung,2,kab.bengkalis,4,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,1,kab.kubu raya(kalbar),255,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,7,kab.Tangerang,2,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,18,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,22,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,7,kalimantan selatan,1,KALSEL,1,Kalteng,6,Kaltim,3,kampar,16,Kandangan,1,KAPUAS,2,Kapuas Hulu,3,karanganyar,2,karangasem,1,Karawang,35,Karimun-Kepulauan Riau,58,Katingan,9,kaur,2,Kebumen,1,Kementerian PPN/Bappenas,17,kendari,4,KENDARI(SULTRA),35,kepri,99,keprri,5,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,5,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kotawaringin Timur,1,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kubu raya,29,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,Kutai Kartanegara,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan batu,68,labuhan batu utara,2,labuhan haji,3,Labura,11,lamboya (NTT),1,lamongan,2,lampok(sumbawa barat),1,lampung,13,Lampung Selatan,5,Lampung Tengah,38,lampung utara,25,lampura,5,landak,5,landak(Kalbar),5,lando(Terara Lombok Timur),1,langkat,5,langsa,1,Lantamal V,632,lantamal x,185,lebak,4,lemo morut,1,lesung batu,1,Lhokseumawe,7,Lhoksukon,1,LINGGA,228,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,2,lombok tengah,63,Lombok timur,149,loteng,1,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,2,Lubuklinggau,26,Lumajang,35,Luwu,1,Luwuk Banggai,2,Maddaremmeng,1,Madina,1,Madiun,4,magelang,1,magetan,1,Majalengka,153,majene,37,makassar,19,malang,3,Maluku Utara,2,Mamberamo Raya,1,Mamuju,4,Manado,1,mancanegara,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,4,marindal,1,Maros,60,mataram,7,mataram(ntb),5,Medan,47,Melawi,1,MELAWI(KALBAR),13,Mempawah,2,Mengkopot,4,Merangin,1,meranti,4,Merauke,2,MESUJI,4,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,4,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,4,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,1,Muara Enim(Sumsel),33,muara teweh,1,Muko Muko,13,mukomuko,37,mukoq,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,153,murung jaya,1,musi banyuasin,1,musirawas,11,Nabire,1,nagan raya,3,Nanga Mahap,1,Nasional,40,Natuna(Kepri),16,News,187,Ngawi,1,nias selatan,5,NTB,20,nternasional,1,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),7,Olahraga,1,opini,6,Otomotif,3,Pacitan,1,Padang,2,padang genting,1,padangsidempuan,3,Palangka raya,34,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,3,Palembang,11,palu,4,Pamekasan,1,Pandeglang,247,Pangandaran,20,Pangkep,1,Papua,13,papua barar,2,papua barat,3,Parepare,1,Parimo,5,Pariwisata,31,pasangkayu,9,Pasuruan,3,pekalongan,29,Pekanbaru,110,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,1,peristiwa,75,Pessel,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,2,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,23,polres Pekalongan,95,polres Sekadau,276,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,3,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,2,Pontianak,10,pontianak(kalbar),60,Poso,1,praya,2,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,2,puplis,1,Purwakarta,1,purwokerto,1,Purworejo,1,Pyongyang,1,rada,2,radar metro,897,ragam,4,rambah samo,2,Randublatung,2,Rasau Jaya,1,Regional,31,Rembang,1,Riau,19,rimo,1,Rohil,2,ROHUL,7,Rokan Hulu,45,rundeng,1,rupat,47,rupat utara,43,Sabas,1,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,1,samalanga,1,samarinda,9,sambas,5,sampang,40,sampit,1,sanggau,131,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sekadau,67,sekayam,3,selebritis,8,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,7,seputihbanyak,1,serang,30,siak,12,Sidoarjo,16,Sigi,22,Simalungun,13,simeule,1,singkawang,6,singkil,2,sintang,7,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,1,Solok selatan,1,sorong selatan,9,subang,13,subulussalam,109,Sukabumi,57,Sulawesi Selatan,1,sulbar,1,sulsel,2,sULTENG,3,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,6,sumbawa barat,8,Sumenep,45,Sumsel,3,sumut,3,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,21,Taliabu.,32,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tanah datar,1,tangerang,7,Tangerang Selatan,2,Tanjabtim,1,Tanjung agung,1,TANJUNG MEDANG,9,TANJUNG PINANG,1,tanjung pinang (Kepri),205,tanjung punak,2,tanjung selor,3,tanjung uban,3,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,418,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,5,tayan hilir,1,tayan hulu,1,Technology,12,Teekini,1,tegal,18,teluk kapuas,1,temajuk,2,TERKI,2,Terkin,5,Terkini,7178,TERKINIM,3,timika,8,tolikara,1,Tolitoli,9,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,48,Tulang Bawang Barat,13,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,16,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,Way Kanan,95,Wonosobo,1,Yogyakarta,10,
ltr
item
Radar Metro: Pemanfaatan Teknologi 4.0 Dalam Penyaluran Program G2P
Pemanfaatan Teknologi 4.0 Dalam Penyaluran Program G2P
https://1.bp.blogspot.com/-P2dQZUt53bQ/X37VV1dtVFI/AAAAAAAARzc/wPzlsVM_EOoEXLAIhTHPxxUyZB0yKJmlgCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20201007-WA0096.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-P2dQZUt53bQ/X37VV1dtVFI/AAAAAAAARzc/wPzlsVM_EOoEXLAIhTHPxxUyZB0yKJmlgCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20201007-WA0096.jpg
Radar Metro
http://www.radarmetro.net/2020/10/pemanfaatan-teknologi-40-dalam.html
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2020/10/pemanfaatan-teknologi-40-dalam.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy