Tindakan Penyalahgunaan Jabatan dan Kode Etik oleh Onkum Seorang Ketum GWI

JAKARTA,RM Seorang oknum Ketua Umum GWI dinilai merusak dan mencoreng citra GWI sendiri atas tindakan dan perbuatan sewenang-wenang, menyala...


JAKARTA,RM

Seorang oknum Ketua Umum GWI dinilai merusak dan mencoreng citra GWI sendiri atas tindakan dan perbuatan sewenang-wenang, menyalahgunakan jabatan, mencampuri urusan wilayah di daerah dengan menerbitkan Surat Mandat, KTA dan SK secara sepihak tanpa diketahui Sekjen, Badan Pengurus maupun Badan Pendiri DPP GWI.

Organisasi profesi dimaksud adalah, Gabungan Wartawan Indonesia atau sebutan nama singkatan GWI. Sedangkan oknum Ketum dimaksud berinisial SKS yang terbilang sudah berumur sekitar 73 Tahun. Seiring waktu berjalan, sikap SKS semakin aneh dan suka marah-marah hingga semakin brutal dalam tindakan dan keputusan sepihak.

Berawal dari tindakan SKS yang menerbitkan Surat Mandat untuk DPC GWI di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau sekitar Tahun 2018 lalu. Tindakan sewenang-wenang dan penyalahgunaan jabatan itu tanpa diketahui Ketua DPD GWI Provinsi Riau, Bowoziduhu Bawamenewi.

Kemudian, pada bulan September Tahun 2020, SKS lagi-lagi menerbitkan KTA dan SK DPC GWI tanpa dilantik di Kabupaten Bengkalis, Riau. Tindakan SKS ini juga tanpa sepengetahuan Ketua GWI Riau. 

Sedangkan DPC GWI yang ada di seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau, sebagaimana dituangkan di dalam AD-ART GWI bahwa, segala urusan DPC GWI di Kab/Kota sepenuhnya berada di bawah Komando atau di bawah naungan DPD GWI. Tindakan sewenang-wenang ini membuat GWI Riau semakin geram karena oknum Ketum tidak memberikan contoh yang baik, atau memang tidak paham cara ber-organisasi.

Menanggapi hal ini, Badan Pengurus, Badan Pendiri yang juga sekaligus sebagai Sekjen DPP GWI Pusat, Andera kepada media ini melalui release berita, Sabtu (12/9/2020) menegaskan, tindakan sewenang-wenang dan menyalahgunakan Jabatan oleh oknum Ketum GWI dinilai sudah melampaui batas. Padahal, SKS telah dinonaktifkan dan Jabatan Ketum telah diambil alih oleh Badan Pendiri sebagaimana telah diviralkan melalui Grup WhatsApp GWI Se-Indonesia pada tgl 5 Sep 2020 lalu. Namun masih menerbitkan KTA, SK dan Surat mengatasnamakan Ketum GWI.

"Segala tindakan sewenang-wenang SKS ini, telah kita arsipkan buktinya sebagai lampiran dalam laporan kita baik kepada instansi Pemerintah, TNI, POLRI, Perusahaan dan Masyarakat. Atas nama Badan Pendiri berjumlah 3 orang yaitu, Tuan.Sahat K Silaen, Ny.Sumiati dan Tuan.Andera sebagaimana dituangkan dalam SK Kemenkum HAM RI Nomor 33 tgl 14 Desember 2011. Pendiri GWI hanya 3 orang sesuai yang tercantum di dalam SK Kemenkum HAM, tidak seperti yang disampaikan SKS 7 orang dalam suratnya, itu bohong," ujar Pendiri GWI, Andera.

Andera menambahkan bahwa, sejak tgl 5 Sep 2020, Jabatan Ketum GWI telah diambil alih oleh Pendiri GWI atas dasar kesalahan SKS yang sewenang-wenang dan bertindak di luar aturan organisasi, mencampuri urusan DPD GWI Riau dengan menerbitkan Surat Mandat di Rohil, menerbitkan KTA dan SK di Bengkalis, mengancam dan mengintervensi Ketua GWI Riau, menerbitkan selembaran surat secara sendiri atau sepihak mengatasnamakan Ketum GWI tanpa sepengetahuan Badan Pengurus serta Badan Pendiri DPP GWI.

"Kinerja SKS dalam memimpin organisasi sangat diragukan, bahkan ada indikasi menguasai GWI ini dengan melibatkan Anak dan Menantunya di dalam Badan Pengurus DPP. Sistim kerja begini sudah tidak sehat lagi karena ada unsur kepentingan keluarga. Hal ini membuat semua pihak yang tadinya terlibat dalam kepengurusan baik di DPP, DPD dan DPC GWI malas dan keluar dari kepengurusan," ungkap Andera.

"Setelah diumumkan pengambil-alihan Jabatan Ketum GWI per tgl 5 Sep 2020 lalu, kini Badan Pendiri GWI juga akan memperkuat keputusan itu dengan menerbitkan Surat Pemecatan SKS melalui surat tertulis dan akan disampaikan kepada seluruh instansi Pemerintah, TNI, POLRI, Perusahaan, seluruh pengurus DPP, DPD, dan DPC GWI Se-Indonesia. Sebagai himbauan, segala bentuk tindak-tanduk SKS, bukan tanggungjawab GWI lagi," tegas Andera didampingi Sumiati.

Sementara Pendiri GWI, Sumiati yang merupakan Bendahara Umum DPP GWI mengatakan, demi nama baik GWI harus diambil keputusan yang tepat.

"Iya, yang terbaik saja sesuai keputusan bersama kami di Badan Pendiri yaitu Sumiati dan Andera. Kalau Ketum sudah menyalahgunakan Jabatan dan menyalahi Kode Etik serta membawa nama GWI ke jalur yang tidak benar demi kepentingan pribadi dan sekelompok orang, segera diambil kebutusan dengan ketegasan," tegas Sumiati kepada pewarta media, Senin (14/9/2020) via WhatsApp-nya. (tim)

COMMENTS

Nama

(Praya Tengah,3,Aceh,82,Aceh singkil,19,ACEH TENGAH,1,aceh timur,3,Aceh Utara,5,agam(Sumbar),13,Ambon,1,Amuntai,1,anambas-kepri,15,ASMAT,1,badau(kalbar),1,badung,1,bagansiapiapi,2,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,4,Balikpapan,2,Banda Aceh,23,bandar lampung,5,Bandung,31,Banggai,2,Bangka belitung,5,bangkinang,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,6,Banjarnegara,2,banten,6,Banyumas,4,Banyuwangi,11,bappenas,4,BARABATU PANGKEP,1,Barito utama,1,barru,1,batam,150,batang,16,BATAVIA,1,Batu Ampar,1,batubara,1,Batunyala,1,bekas,1,Bekasi,35,belawan,1,belitang,1,bengkalis,121,bengkayang,7,bengkulu utara,6,BERAU,4,berita terkini,562,Bima,1,bintan,42,Bireuen,138,bisnis,4,Blitar,1,BLORA,29,Bogor,16,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,26,boyolali,1,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,5,BUKITTINGGI,12,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,ciamis,3,Cianjur,3,Cikampek,1,Cikarang,6,cilacap,9,Cilegon,3,cimahi,1,Cirebon,7,daera,3,Daerah,285,Deli Serdang,2,Denpasar,6,depok,17,dewan pers,1,Donggala,2,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,dumai,12,Dungun Baru Rupat,1,duri,3,duri barat,1,Duri(Mandau),25,Ekonomi,57,entikong,8,Garut,47,Global,3,Gorontalo,170,Gowa,3,Gresik,3,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Hutan Panjang(Rupat),2,Indramayu,2,informasi,1,INHIL,1,Internasional,29,itali,1,Jagoi Babang,1,jakara,3,jakarta,707,jakarta barat,1,jambi,2,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,1,Jayapura,19,Jember,3,Jembrana,1,Jeneponto,4,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,kab,1,Kab Bandung,69,Kab. Bekasi,29,Kab. Langkat,48,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,9,Kab. Pekalongan,3,kab. pemalang,6,kab. polman,6,Kab. Seluma,31,Kab. Wajo,1,kab.bandung,2,kab.bengkalis,3,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,1,kab.kubu raya(kalbar),221,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,6,kab.Tangerang,2,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,18,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,17,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,7,kalimantan selatan,1,KALSEL,1,Kalteng,4,Kaltim,3,kampar,16,Kandangan,1,KAPUAS,2,Kapuas Hulu,3,karanganyar,2,karangasem,1,Karawang,35,Karimun-Kepulauan Riau,51,Katingan,6,kaur,2,Kebumen,1,Kementerian PPN/Bappenas,13,kendari,4,KENDARI(SULTRA),35,kepri,99,keprri,5,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,5,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kubu raya,27,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,Kutai Kartanegara,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan batu,38,labuhan batu utara,2,labuhan haji,3,Labura,10,lamboya (NTT),1,lamongan,2,lampok(sumbawa barat),1,lampung,12,Lampung Selatan,4,Lampung Tengah,36,lampung utara,24,lampura,4,landak,5,landak(Kalbar),5,lando(Terara Lombok Timur),1,langsa,1,Lantamal V,574,lantamal x,156,lebak,3,lemo morut,1,Lhokseumawe,6,Lhoksukon,1,LINGGA,195,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,2,lombok tengah,50,Lombok timur,109,loteng,1,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,2,Lubuklinggau,22,Lumajang,35,Luwu,1,Luwuk Banggai,2,Madina,1,Madiun,4,magelang,1,magetan,1,Majalengka,146,majene,30,makassar,18,malang,3,Maluku Utara,2,Mamberamo Raya,1,Mamuju,4,Manado,1,mancanegara,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,4,marindal,1,Maros,57,mataram,7,mataram(ntb),5,Medan,31,MELAWI(KALBAR),5,Mempawah,2,Mengkopot,4,Merangin,1,meranti,3,Merauke,2,MESUJI,4,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,4,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,3,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,1,Muara Enim(Sumsel),27,Muko Muko,13,mukomuko,34,mukoq,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,132,murung jaya,1,musi banyuasin,1,musirawas,8,Nabire,1,nagan raya,2,Nasional,40,Natuna(Kepri),14,News,187,Ngawi,1,nias selatan,5,NTB,20,nternasional,1,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),6,Olahraga,1,opini,6,Otomotif,3,Pacitan,1,Padang,2,padang genting,1,padangsidempuan,3,Palangka raya,19,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,3,Palembang,10,palu,4,Pamekasan,1,Pandeglang,221,Pangandaran,20,Pangkep,1,Papua,13,papua barar,2,papua barat,3,Parepare,1,Parimo,5,Pariwisata,31,pasangkayu,7,Pasuruan,3,pekalongan,21,Pekanbaru,96,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,1,peristiwa,72,Pessel,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,2,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,23,polres Pekalongan,57,polres Sekadau,241,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,1,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,2,Pontianak,10,pontianak(kalbar),49,praya,2,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,2,Purwakarta,1,purwokerto,1,Purworejo,1,Pyongyang,1,rada,2,radar metro,897,rambah samo,2,Rasau Jaya,1,Regional,31,Rembang,1,Riau,18,rimo,1,Rohil,2,ROHUL,6,Rokan Hulu,32,rundeng,1,rupat,44,rupat utara,36,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,1,samalanga,1,samarinda,9,sambas,4,sampang,38,sampit,1,sanggau,93,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sekadau,57,sekayam,3,selebritis,8,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,6,serang,30,siak,10,Sidoarjo,16,Sigi,22,Simalungun,13,simeule,1,singkawang,6,singkil,2,sintang,7,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,1,Solok selatan,1,sorong selatan,9,subang,12,subulussalam,102,Sukabumi,57,Sulawesi Selatan,1,sulbar,1,sulsel,2,sULTENG,2,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,6,sumbawa barat,8,Sumenep,42,Sumsel,1,sumut,3,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,20,Taliabu.,13,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tanah datar,1,tangerang,7,Tangerang Selatan,2,Tanjabtim,1,TANJUNG MEDANG,8,TANJUNG PINANG,1,tanjung pinang (Kepri),168,tanjung punak,1,tanjung selor,3,tanjung uban,3,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,342,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),1,Tasikmalaya,3,tayan hilir,1,tayan hulu,1,Technology,12,Teekini,1,tegal,18,teluk kapuas,1,temajuk,2,TERKI,2,Terkin,5,Terkini,6179,TERKINIM,3,timika,8,tolikara,1,Tolitoli,8,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,47,Tulang Bawang Barat,13,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,16,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,Way Kanan,77,Wonosobo,1,Yogyakarta,9,
ltr
item
Radar Metro: Tindakan Penyalahgunaan Jabatan dan Kode Etik oleh Onkum Seorang Ketum GWI
Tindakan Penyalahgunaan Jabatan dan Kode Etik oleh Onkum Seorang Ketum GWI
https://1.bp.blogspot.com/-HgUGd3WlGH8/X2CKh_2SBNI/AAAAAAAANbI/8E9-t8XOju4S6atrofJXY81wjWNru8CngCLcBGAsYHQ/s320/IMG-20200915-WA0128.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-HgUGd3WlGH8/X2CKh_2SBNI/AAAAAAAANbI/8E9-t8XOju4S6atrofJXY81wjWNru8CngCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200915-WA0128.jpg
Radar Metro
http://www.radarmetro.net/2020/09/tindakan-penyalahgunaan-jabatan-dan.html
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2020/09/tindakan-penyalahgunaan-jabatan-dan.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy