Hukum di Tengah Pandemi, Salah Satu Bentuk Reformasi

Terkini, Radar Metro Tatanan kehidupan baru di tengah pandemi ini mengharuskan Indonesia memiliki sebuah perangkat peraturan hukum yang bisa...




Terkini, Radar Metro

Tatanan kehidupan baru di tengah pandemi ini mengharuskan Indonesia memiliki sebuah perangkat peraturan hukum yang bisa menjamin masyarakat bisa hidup dengan baik di tengah pandemi. Pandemi ini juga membuat pemerintah harus menyesuaikan bahkan membuat peraturan perundangn-undangan baru. Dalam kondisi seperti ini mau tidak mau peraturan perundang-undangan harus sesuai dengan kondisi yang ada.

Contohnya peraturan menggunakan masker, jaga jarak, dan tidak berkerumun menjadi bentuk penegakan hukum sederhana untuk melindungi masyarkat di masa pandemi ini. Hukum lainnya pun seperti penegakan korupsi pun mengalami penyesuaian namun Presiden Joko Widodo telah menghimbau agar hukum tetap harus berjalan. 

Dalam pidato Presiden pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang bersama DPR dan DPD pada 14 Agustus 2020 lalu menyebutkan bahwa kebijakan harus mengedepankan prinsip ramah lingkungan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM). 

"Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi. Upaya pencegahan harus ditingkatkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," tegas Presiden.

Di samping itu, Kepala Negara juga menegaskan bahwa penegakan nilai-nilai demokrasi juga tidak bisa ditawar. Menurutnya, demokrasi harus tetap berjalan dengan baik, tanpa mengganggu kecepatan kerja dan kepastian hukum, serta budaya adiluhung bangsa Indonesia.

Dalam keadaan tatanan kehidupan baru ini, hukum juga harus berdampak pada perekonomian. Pemerintah tengah mencanangkan pemulihan ekonomi untuk dijalankan dalam memerangi Covid-19. Hukum yang ditegakkan juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi negara. Pembangunan infrastruktur hukum yang efektif, efisien serta mampu mengakomodasi perkembangan transaksi ekonomi dan perdagangan lintas batas sangat diperlukan. 

Berdasarkan laporan OJK yang dihimpun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, pada Juli 2020 menunjukkan bawa sektor perbankan telah melakukan restrukturisasi pinjaman Rp1.379,4 Triliun dengan jumlah debitur sebanyak 15,22 juta debitur. Dari jumlah tersebut, tercatat debitur berskala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai 2,58 juta debitur dengan nilai total Rp820,3 Triliun. Sementara itu, 183 perusahaan pembiayaan telah merestruksi sebanyak 4,09 juta nasabah dengan nilai mencapai Rp151 Triliun.

Program pemulihan ekonomi pasca krisis menjadi fokus utama pemerintah saat ini. Pemulihan ekonomi merupakan respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi khususnya di sektor informal atau UMKM.  Upaya menciptakan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak dapat terlepas dari tersedianya sistem hukum yang mampu memberikan kepastian hukum terhadap aktivitas perekonomian. 

Kebijakan hukum ekonomi melalui kemudahan masyarakat memperoleh restrukturisasi, setidaknya memberikan nafas lega untuk masyarakat menengah bawah terutama UMKM yang bisnisnya terdampak. 

Untuk itu, reformasi hukum menjadi moment penting saat ini, dimana hukum juga perlu beradaptasi dan mampu menjawab permasalahan secara tepat, cepat, sederhana, dan berbiaya ringan yang di dukung oleh kemampuan teknologi informasi. 

Penyempurnaan hukum telah tertuang dalam RPJMN 2020-2024, kebijakan tersebut didorong melalui beberapa strategi yaitu penyusunan regulasi yang mendukung kemudahan berusaha, penguatan sistem berbasis TI dalam pelayanan dan penanganan permasalahan perdata, dan penguatan kelembagaan yang mendukung pelaksanaan eksekusi pengadilan. 

Bentuk penguatan hukum dengan penerbitan peraturan perundang-undangan harus selalu memperlihatkan kondisi dan keadaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Jika saat ini Indonesia tengah menghadapi wabah, maka hukum Indonesia mau tak mau harus bereformasi dan bertransformasi menjadi lebih baik.

Minggu, 30 Agustus 2020

Tim Komunikasi Publik

Kementerian PPN/Bappenas

Follow:

Instagram Menteri PPN: @suharsomonoarfa

Twitter Menteri PPN: @Suharso_M

Fanpage Menteri PPN: Suharso Monoarfa

[Lepinus Lumbantoruan, Radarmetro, Kaperwil Kalbar]

COMMENTS

Nama

(Praya Tengah,3,Aceh,83,Aceh singkil,19,ACEH TENGAH,1,aceh timur,3,Aceh Utara,5,agam(Sumbar),13,Ambon,1,Amuntai,1,anambas-kepri,15,ASMAT,1,badau(kalbar),1,badung,1,bagansiapiapi,2,balai raja pinggir,2,balangan,1,Bali,4,Balikpapan,2,Banda Aceh,24,bandar lampung,5,Bandung,31,Banggai,2,Bangka belitung,5,bangkinang,1,Banjarbaru,1,banjarmasin,6,Banjarnegara,2,banten,6,Banyumas,4,Banyuwangi,11,bappenas,4,BARABATU PANGKEP,1,Barito utama,1,barru,1,batam,153,batang,17,BATAVIA,1,Bathin Salopan,1,Batu Ampar,1,batubara,1,Batunyala,1,bekas,1,Bekasi,35,belawan,1,belitang,1,bengkalis,122,bengkayang,9,bengkulu utara,6,BERAU,4,berita terkini,562,Bima,1,bintan,44,Bireuen,138,bisnis,4,Blitar,1,BLORA,29,Bogor,16,bojonegoro,1,bolmong,1,Bolmut,2,bondowoso,26,boyolali,1,Brang Ene(Sumbawa Barat),10,brebes,5,BUKITTINGGI,12,BULUNGAN,1,buol,2,Business,1,Calang,1,ciamis,3,Cianjur,3,Cikampek,1,Cikarang,6,cilacap,9,Cilegon,3,cimahi,1,Cirebon,7,daera,3,Daerah,285,Deli Serdang,2,Denpasar,6,depok,18,dewan pers,1,Donggala,3,DPI,2,DPRD Bekasi,28,DPRD Kab. Bekasi,11,dumai,13,Dungun Baru Rupat,1,duri,3,duri barat,1,Duri(Mandau),28,Ekonomi,57,entikong,8,Garut,47,Global,3,Gorontalo,172,Gowa,3,Gresik,3,Gunung kidul,1,Gunung Meriah,1,gunung puyuh,1,gunung sitoli,1,Health Info,2,Humas Beltim,3,Hutan Panjang(Rupat),2,Indramayu,2,informasi,1,INHIL,1,Internasional,29,itali,1,Jagoi Babang,1,jakara,3,jakarta,708,jakarta barat,1,jambi,2,Janapria(Lombok Tengah),14,jateng,1,Jayapura,19,Jember,3,Jembrana,1,Jeneponto,4,Jenggik Utara(Lombok timur),3,Jepara,7,kab,1,Kab Bandung,69,Kab. Bekasi,29,Kab. Langkat,49,Kab. Mimika,24,kab. musi rawas,10,Kab. Pekalongan,3,kab. pemalang,6,kab. polman,6,Kab. Seluma,31,Kab. Wajo,1,kab.bandung,2,kab.bengkalis,3,kab.keerom(Papua),1,kab.kubu,1,kab.kubu raya(kalbar),226,kab.pemalang,3,Kab.Semarang,2,kab.sintang,6,kab.Tangerang,2,kab.Tegal,78,Kabar Rohul,2,Kabupaten Bireuen-Aceh,18,Kabupaten Pelalawan,1,kalbar,18,Kalembu Kaha(NTT),1,kalideres,1,kalimantan barat,7,kalimantan selatan,1,KALSEL,1,Kalteng,4,Kaltim,3,kampar,16,Kandangan,1,KAPUAS,2,Kapuas Hulu,3,karanganyar,2,karangasem,1,Karawang,35,Karimun-Kepulauan Riau,51,Katingan,6,kaur,2,Kebumen,1,Kementerian PPN/Bappenas,13,kendari,4,KENDARI(SULTRA),35,kepri,99,keprri,5,Keruak(Lombok Timur),2,kerumak,1,ketapang,5,Kotabumi,1,kotawaringin barat,1,Kuala kapuas,11,kuala lumpur,1,Kuala Pembuang,20,kubu raya,27,Kulim Bathinsolapan,2,Kuliner,3,Kutai Kartanegara,1,kutim,1,l,1,Lab. Wajo,1,labuhan batu,39,labuhan batu utara,2,labuhan haji,3,Labura,10,lamboya (NTT),1,lamongan,2,lampok(sumbawa barat),1,lampung,13,Lampung Selatan,4,Lampung Tengah,36,lampung utara,24,lampura,5,landak,5,landak(Kalbar),5,lando(Terara Lombok Timur),1,langsa,1,Lantamal V,575,lantamal x,157,lebak,3,lemo morut,1,Lhokseumawe,6,Lhoksukon,1,LINGGA,200,LOBOK TIMUR,1,LOMBOK,1,lombok barat,2,lombok tengah,51,Lombok timur,115,loteng,1,loteng(NTB),5,loteng),1,lubuk pakam,2,Lubuklinggau,22,Lumajang,35,Luwu,1,Luwuk Banggai,2,Madina,1,Madiun,4,magelang,1,magetan,1,Majalengka,146,majene,32,makassar,18,malang,3,Maluku Utara,2,Mamberamo Raya,1,Mamuju,4,Manado,1,mancanegara,1,Manemeng (Sumbawa Barat),4,manokwari,4,marindal,1,Maros,57,mataram,7,mataram(ntb),5,Medan,33,MELAWI(KALBAR),5,Mempawah,2,Mengkopot,4,Merangin,1,meranti,3,Merauke,2,MESUJI,4,MEULABOH,3,Minahasa,1,mojokerto,4,Montong Gading (Lombok Timur),2,Morowali,3,Morowali Utara,2,morut,4,muara,2,Muara Basung Pinggir,1,Muara Enim(Sumsel),27,Muko Muko,13,mukomuko,36,mukoq,1,Muna(Sultra),1,mura(sumbawa barat),1,MURATARA,133,murung jaya,1,musi banyuasin,1,musirawas,9,Nabire,1,nagan raya,2,Nasional,40,Natuna(Kepri),14,News,187,Ngawi,1,nias selatan,5,NTB,20,nternasional,1,oku selatan,2,Oku Timur(Sumsel),7,Olahraga,1,opini,6,Otomotif,3,Pacitan,1,Padang,2,padang genting,1,padangsidempuan,3,Palangka raya,19,Palas (Lampung Selatan),3,palelawan,3,Palembang,10,palu,4,Pamekasan,1,Pandeglang,225,Pangandaran,20,Pangkep,1,Papua,13,papua barar,2,papua barat,3,Parepare,1,Parimo,5,Pariwisata,31,pasangkayu,7,Pasuruan,3,pekalongan,23,Pekanbaru,97,pelalawan,1,Pemkab Bekasi,17,PemkaPelalawan,1,Pemkot Bekasi,1,PEN Sdm,1,Pendidikan,51,Pengumuman,1,peristiwa,72,Pessel,1,Pidie,1,pidie jaya,2,Pilkada,6,pinggir,2,polda kalbar,1,Polda Kalteng,3,Polewalimamdar,1,Polewalimandar,3,Polhukam,158,politik,13,Polman Sulbar,23,polres Pekalongan,62,polres Sekadau,246,Polsek Belitang,21,Polsek Belitang Hulu,1,polsek Sekadau,3,Polsek Sekadau Hilir,5,Polsek Sekadau Hulu,6,Ponorogo,2,Pontianak,10,pontianak(kalbar),52,praya,2,Probolinggo,1,prov. Aceh,1,Prov.Papua,1,pulang pisau,2,Purwakarta,1,purwokerto,1,Purworejo,1,Pyongyang,1,rada,2,radar metro,897,rambah samo,2,Rasau Jaya,1,Regional,31,Rembang,1,Riau,18,rimo,1,Rohil,2,ROHUL,6,Rokan Hulu,33,rundeng,1,rupat,45,rupat utara,36,saham,1,sakra barat,2,Sakra(Lombok Timur),4,Salatiga,1,samalanga,1,samarinda,9,sambas,4,sampang,38,sampit,1,sanggau,97,satbrimob,1,Sebanga Pinggir,2,sekadau,58,sekayam,3,selebritis,8,selopan,4,seluma,5,Seluma Utara,1,Semarang,6,serang,30,siak,11,Sidoarjo,16,Sigi,22,Simalungun,13,simeule,1,singkawang,6,singkil,2,sintang,7,slawi,2,Sleman,4,solapan,1,solo,1,Solok selatan,1,sorong selatan,9,subang,12,subulussalam,102,Sukabumi,57,Sulawesi Selatan,1,sulbar,1,sulsel,2,sULTENG,2,Sumba Barat(NTT),8,sumbar,6,sumbawa barat,8,Sumenep,42,Sumsel,1,sumut,3,sungai kakap,3,SUNGAI RAYA,1,Surabaya,20,Taliabu.,16,taliwang(Sumbawa Barat),8,tambang,1,tanah datar,1,tangerang,7,Tangerang Selatan,2,Tanjabtim,1,TANJUNG MEDANG,9,TANJUNG PINANG,1,tanjung pinang (Kepri),176,tanjung punak,1,tanjung selor,3,tanjung uban,3,TANJUNGPINANGKEPRI,1,Tapanuli Selatan,353,tapteng,2,TAREMPA(KEPRI),2,Tasikmalaya,3,tayan hilir,1,tayan hulu,1,Technology,12,Teekini,1,tegal,18,teluk kapuas,1,temajuk,2,TERKI,2,Terkin,5,Terkini,6290,TERKINIM,3,timika,8,tolikara,1,Tolitoli,8,Tubaba,2,tubabar,1,tulang bawang,47,Tulang Bawang Barat,13,tulang bawang barat (lampung),9,Tulangbawang,16,ujung batu,2,Waibakul-NTT,1,Waikabubak(NTT),5,Walla Ndimu(NTT),3,Way Kanan,81,Wonosobo,1,Yogyakarta,9,
ltr
item
Radar Metro: Hukum di Tengah Pandemi, Salah Satu Bentuk Reformasi
Hukum di Tengah Pandemi, Salah Satu Bentuk Reformasi
https://1.bp.blogspot.com/-NLC-6lB0cbE/X0tFfuleUOI/AAAAAAAAKhQ/l6-oF7UfTokroIvZmpT_NpfjX0hQjNTJQCLcBGAsYHQ/s640/IMG-20200829-WA0015.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-NLC-6lB0cbE/X0tFfuleUOI/AAAAAAAAKhQ/l6-oF7UfTokroIvZmpT_NpfjX0hQjNTJQCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG-20200829-WA0015.jpg
Radar Metro
http://www.radarmetro.net/2020/08/hukum-di-tengah-pandemi-salah-satu.html
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/
http://www.radarmetro.net/2020/08/hukum-di-tengah-pandemi-salah-satu.html
true
9158309300093259471
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy